Menu

Mode Gelap

Headline

Fadia Arafiq Diangkut ke Jakarta, KPK Operasi Tangkap Tangan Bupati Pekalongan

badge-check


					Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan, Jawa Tengah. Foto: Pemkab Pekalongan Perbesar

Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan, Jawa Tengah. Foto: Pemkab Pekalongan

­Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Dalam suasana Ramadhan, KPK terus melancarkan operasi tangkap tangan. Kali ini menyasar Bupati Pekalongan, Jawa Tengah.

Budi Prasetyo, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, 3 Maret 2926, secara resmi mengonfirmasi penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dalam OTT tersebut.

Fadia Arafiq adalah Bupati Pekalongan yang memiliki kekayaan Rp85,6 miliar berdasarkan LHKPN per 30 Maret 2025.

Ia dikenal sebagai kakak artis Fairuz A. Rafiq, dengan latar belakang pernah menjadi penyanyi dangdut. Berbagai media melaporkan deretan kontroversinya sebelum OTT ini.

Pernyataan Utama
Budi menyatakan kepada wartawan bahwa “dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati.”

Ia mengonfirmasi via pesan singkat dan wawancara pada Selasa, 3 Maret 2026, serta menambahkan bahwa Fadia dibawa ke Gedung Merah Putih KPK Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Detail PenangkapanKPK menyatakan tim mengamankan “sejumlah pihak” atau “beberapa individu” di wilayah Pekalongan, termasuk Bupati Fadia Arafiq, tanpa menyebut angka eksak.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan penangkapan ini bagian dari penyelidikan tertutup, dengan semua pihak dibawa ke Jakarta.

Kronologi

KPK melakukan OTT terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam operasi penyelidikan tertutup pada Selasa, 3 Maret 2026, di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.

* KPK menggelar operasi senyap dan mengamankan Fadia Arafiq bersama sejumlah pihak lain di Pekalongan.

* Konfirmasi awal: Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penangkapan kepada wartawan, menyebutnya sebagai bagian dari penyelidikan tertutup tanpa rincian kasus.

* Pengangkutan: Fadia dan pihak terkait langsung dibawa ke Jakarta menuju Gedung Merah Putih KPK untuk pemeriksaan intensif.

* Penutupan lokasi: KPK menyegel ruang kantor bupati, Sekda, dan beberapa dinas terkait untuk penggeledahan.

* Status sementara: Para terjaring masih berstatus terperiksa dengan batas waktu penentuan status 1×24 jam sesuai KUHAP; detail kasus belum diungkap.

Kasus masih dikembangkan, dan KPK menjaga kerahasiaan pada tahap awal.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

76.000 HP China Tanpa Dokumen Masuk Sidoarjo, Brigjen Ade Safri Bidik Keterlibatan Bea Cukai

24 April 2026 - 23:50 WIB

Adik Kandung Jadi Staf Ahli, Rudy Mas’ud: Apa Bedanya Presiden Prabowo Angkat Hashim

24 April 2026 - 22:45 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 18:17 WIB

Rumah Kades Hoho Alkaf Diteror, Dilempari Bom Molotov Civic Turbonya Terbakar

24 April 2026 - 16:38 WIB

Kades Hoho Alkaf menunjukkan bekas bekas bahsn bakar, bom molotov, serta mobilnya yang terbakat. Ia mengatakan serangan teror ini terjadi Jumat dinihari, 24 April 2026. Foto: instagram@hoho_alkaf

Kasus Kuota Haji, Basalamah Serahkan Rp8,4 Miliar ke KPK tapi tak Tahu Uang Apa

24 April 2026 - 14:18 WIB

China Kuasai Cadangan Minyak Mentah 1,4 Miliar Barel, Tiga Kali Cadangan Amerika 413 Juta Barel

24 April 2026 - 09:11 WIB

Bike to Work Mengawali Peringatan Hari Bumi di Pemkab Jombang

24 April 2026 - 08:16 WIB

Program Wirausaha Baru di Jombang, Pelatihan Ternak Ayam Ulu di Bandarkedungmulyo

24 April 2026 - 07:44 WIB

Korupsi Dana Hibah Rp242 Miliar, Kejari Magetan Menahan Ketua DPRD Suratno dan 5 Orang Lainnya

23 April 2026 - 21:12 WIB

Trending di News