Menu

Mode Gelap

Headline

Hasil Peneropongan di Bukit Condrodipo, LFNU dan Bupati Gresik Tidak Melihat Hilal

badge-check


					Bupati mGresik bersama tim LFNU melakukan teropong hilal di bukit  Bukit Condrodipo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Selasa (17/2) sore. Perbesar

Bupati mGresik bersama tim LFNU melakukan teropong hilal di bukit Bukit Condrodipo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Selasa (17/2) sore.

Penulis: Sanny   |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, GRESIK – Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Gresik menyatakan bahwa, hilal tidak terlihat dalam pemantauan awal bulan Ramadan 1447 Hijriah bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang dilaksanakan di Bukit Condrodipo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Selasa (17/2) sore.

Ketua LFNU Gresik, Muchyiddin Hasan mengatakan hilal tidak terlihat disebabkan karena secara astronomis posisi hilal masih berada di bawah ufuk saat matahari terbenam.

​“Tim kami sebelumnya sudah melakukan hisab, kemudian sore ini melakukan rukyatul hilal, tetapi hilal memang tidak terlihat karena posisinya masih minus,”ujar Muchyiddin Hasan.

​Dijelaskan Ketua LFNU Gresik berdasarkan hasil hisab kontemporer (metode Al-Durru Al-Anieq), matahari terbenam di Bukit Condrodipo pada pukul 17:54:23 WIB. Pada saat itu, ketinggian hilal (irtifak mar’i) berada pada posisi -2 derajat 8 menit 8 detik dengan elongasi 01 derajat 12 menit 38 detik.

​Muchyiddin menjelaskan, data tersebut belum memenuhi kriteria Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU). Karena berdasarkan kriteria IRNU, tinggi hilal minimal harus 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat.

“Dengan posisi hilal yang masih berada di bawah ufuk dan umur hilal yang tercatat minus 1 jam 7 menit 39 detik, maka hilal mustahil untuk dapat terlihat saat dirukyat,” jelasnya.

​Laporan hasil pemantauan ini akan segera diteruskan ke PBNU dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, sebagai bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat bersama Kementerian Agama RI.

​Terkait kepastian jatuhnya 1 Ramadan 1447 Hijriah, pihak LFNU Gresik mengimbau masyarakat untuk menunggu keputusan resmi (ikhbar) dari PBNU dan pengumuman Menteri Agama RI selaku pimpinan sidang isbat.

“Kami di sini adalah pelaksana yang melakukan pemantauan dan melaporkan hasil secara saintifik. Untuk keputusan akhirnya, kami serahkan sepenuhnya kepada Menteri Agama,” tambahnya.

​Kegiatan rukyatul hilal ini dihadiri Bupati Gresik, Wakil Ketua PCNU Gresik, Plt Kepala Kantor Kemenag Gresik, Pengadilan Agama Gresik, serta unsur Forkopimcam Kebomas. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sidang Isbat 1 Ramadhan: Kemenag-NU Jatuh Kamis 19 Februari 2026, Muhammadiyah Rabu 18 Februari 2026

17 Februari 2026 - 21:26 WIB

Muncul Kata אִינדוֹנֵזִיָה (Indonesia), Bocoran Daftar Orang Asing Jadi Tentara IDF Israel

17 Februari 2026 - 20:20 WIB

Warga Sipil Taiwan Berlatih Gunakan Walkie Talkie, Siap Hadapi Serangan dari China

17 Februari 2026 - 19:27 WIB

Dari Fujian ke Nusantara: Sejarah Panjang Wayang Potehi

17 Februari 2026 - 18:16 WIB

Kebakaran di Pabrik Biskuit PT UBM Waru, di Area Oven Seluas 200 M2

17 Februari 2026 - 18:16 WIB

Lobi Utama Mal Ciputra Cibubur Terbakar, Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

17 Februari 2026 - 17:39 WIB

Menhub Buka Opsi Modifikasi Cuaca untuk Kelancaran Mudik 2026

17 Februari 2026 - 17:39 WIB

Pamit Jalan-jalan Usai Salat Subuh, Tiga Bocah Perempuan Ditemukan Tewas di Waduk Menongo Lamongan

17 Februari 2026 - 14:59 WIB

Cek Harga Jelang Ramadhan di Jombang: Cabe Rawit Rp 90.000/Kg, Bawang Merah Rp 43.000/ KG

17 Februari 2026 - 13:18 WIB

Trending di Headline