Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Kardiyono
KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kota Mojokerto menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Balai Kota Mojokerto.
Pertemuan yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Rachmi Widjajati, menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok melalui optimalisasi operasi pasar di pracangan TPID dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).
Pemkot Mojokerto melalui Diskopukmperindag akan memfasilitasi bantuan ongkos angkut agar distribusi lebih efisien dan harga tetap terkendali.
Selain itu, pracangan TPID dan KKMP didorong melengkapi legalitas usaha agar dapat bermitra dengan Bulog dalam program Rumah Pangan Kita (RPK).
“Pracangan TPID dan KKMP diharapkan menjual beras dan Minyakita sesuai harga eceran tertinggi (HET), sehingga masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Rachmi.
Dengan sinergi lintas sektor, Pemkot Mojokerto optimistis pengendalian inflasi jelang Ramadan dan Idul Fitri berjalan efektif dan memberi manfaat bagi masyarakat.**
🎯 Alternatif Judul
1. Pemkot Mojokerto Perkuat Operasi Pasar Jelang Ramadan
2. Sinergi TPID dan KKMP, Harga Pangan Mojokerto Tetap Terkendali
3. Operasi Pasar Mojokerto Fokus Stabilitas Harga Menjelang Idul Fitri
4. Diskopukmperindag Mojokerto Dorong Efisiensi Distribusi Pangan
5. Pemkot Mojokerto Antisipasi Inflasi dengan Optimalisasi Pracangan TPID.**







