Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, SIDOARJO- Bus pariwisata (polisi K 7622 OC) dari arah Surabaya terguling sekitar pukul 23.32 WIB, 11 Februari 2026, di pinut gerbang Tol Sidoarjo, diduga akibat rem blong dan nabrak pembatas gerbang tol.
Bus itu sedang membawa rombongan wisatawan dari Jawa Tengah (berangkat pukul 13.00 WIB, istirahat di Babat). Sebanyak 17 penumpang alami luka-luka ringan-berat (luka robek, patah tulang, cedera kepala/toraks).
Sebanyak 15 dirawat dari RS Delta Surya Sidoarjo (6 ICU), 1 tolak rawat inap, sopir luka. Tidak ada korban jiwa. Mayoritas warga Jateng.
Evakuasi cepat oleh Polrestabes Surabaya & PJR Polda Jatim pakai derek. Lalin sempat macet, kini lancar. Polisi masih data identitas korban per Kamis siang.
AKP Mulyani, Kanit PJR II Ditlantas Polda Jatim, memberikan keterangan resmi terkait kecelakaan bus di Gerbang Tol Waru Utama.
Dia mengkonfirmasi kejadian malam Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 23.10 WIB dan menyatakan penanganan dilakukan oleh Polrestabes Surabaya. Keterangan disampaikan melalui telepon pada Kamis (12/2/2026).
Penanganan awal melibatkan evakuasi cepat, dan polisi masih menyelidiki penyebab pasti seperti kondisi rem bus Bali Kayana yang disopiri Satriya Wahyu Purnama.
Penanganan LapanganPolrestabes Surabaya memimpin olah TKP, didukung PJR Polda Jatim. Tidak disebutkan pejabat spesifik lain dari Polrestabes dalam info yang tersedia.
Kronologi lengkap kecelakaan bus di Gerbang Tol Waru Utama, Sidoarjo, pada 11 Februari 2026, masih mengirimkan polisi, tupi berdasarkan keterangan AKP Mulyani (Kanit PJR II Ditlantas Polda Jatim) dan laporan awal, berikut urutannya.
Bus pariwisata bernopol K 7622 OC (perusahaan Bali Kayana, sopir Satriya Wahyu Purnama) membawa rombongan wisatawan dari Jawa Tengah berangkat pukul 13.00 WIB, istirahat sekali di Babat, lalu menuju Jawa Timur.
Sekitar pukul 23.10-23.32 WIB, saat mendekati pintu masuk tol dari arah Surabaya, pengemudi diduga kehilangan kendali karena rem blong. Bus naik trotoar, menabrak pengalang gerbang, hingga terguling. Bagian depan hancur parah.
Petugas Polrestabes Surabaya dan PJR Polda Jatim tiba pukul 23.58 WIB, membantu pakai derek selesai cepat meski sempat macet. Sebanyak 16-17 korban luka (14-15 di RS Delta Surya, 6 ICU), tidak ada yang tewas.
Polisi olah TKP dan data identitas korban hingga Kamis siang. Penyebab pasti (rem blong?) masih diperiksa.
Layanan bus Bali Kayana (polisi K 7622 OC) dijadwalkan pada pukul 23.10-23.32 WIB, 11 Februari 2026. Sopir mengalami luka dan ikut dirawat bersama penumpang lainnya.
Polisi masih memeriksa dugaan terkait dugaan rem blong, tapi identitasnya sudah dikonfirmasi AKP Mulyani dari Ditlantas Polda Jatim.
Berikut kronologi kecelakaan bus point-to-point Gerbang Tol Waru Utama, Sidoarjo, 11 Februari 2026, berdasarkan keterangan AKP Mulyani dan laporan polisi.
Kronologi Lengkap
-
13.00 WIB : Bus Bali Kayana (polisi K 7622 OC, sopir Satriya Wahyu Purnama) berangkat dari Jawa Tengah membawa rombongan wisatawan menuju Jawa Timur.
-
Sore hari : Istirahat sekali di Babat (Lamongan).
-
23.10-23.32 WIB : Bus dari arah Surabaya mendekati pintu masuk Gerbang Tol Waru Utama; Sopir diduga kehilangan kendali karena rem blong.
-
Sekitar pukul 23.32 WIB : Bus naik trotoar, hantam pembatas gerbang dan pembatas air, lalu terguling; bagian depan hancur parah.
-
23.58 WIB : Petugas Polrestabes Surabaya & PJR Ditlantas Polda Jatim tiba, mulai membantu bantuan derek.
-
Malam itu : 16-17 korban luka dievakuasi; 14-15 ke RS Delta Surya (6 ICU), 1 tolak rawat inap; lalin sempat macet tapi cepat lancar.
-
12/2/2026 halaman : Polisi olah TKP, data identitas korban, dan selidiki penyebab pasti (rem blong). **







