Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Kebakaran Besar Menimpa Ponpes Miftahul Ulum Pamekasan, Penyebabnya Masih Misterius

badge-check


					Terjadi kebakaran besar menimpa ponpes Miftahul Ulum, Pamekasan, Madura, mulai Jumat malam dan baru bisa diatasi hingga Sabtu dini hari, 6-7 Februari 2026. Foto: Instagram@portalJTV Perbesar

Terjadi kebakaran besar menimpa ponpes Miftahul Ulum, Pamekasan, Madura, mulai Jumat malam dan baru bisa diatasi hingga Sabtu dini hari, 6-7 Februari 2026. Foto: Instagram@portalJTV

Penulis: Sri Muryanto   | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PAMEKASAN- Kebakaran hebat melanda Pondok Pesantren (Ponpes)  Miftahul Ulum di Penyapen (Panyepen), Pamekasan, Jawa Timur, pada Jumat malam hingga  Sabtu dini hari, 6-7 Februari 2026.​

Laporan kebakaran masuk ke Damkar Pamekasan pukul 20:41 WIB, tim tiba pukul 21:01 WIB dengan api sudah membesar akibat angin kencang.

Maltuful Anam, pengelola Ponpes Miftahul Ulum, mengatakan bahwa ada 14 ruang kamar santri ukuran 8X9 m terbkara,dapur dan dua kantin, kantor dan perupsatakaan. Ia menyebutkan bahwa api bermula dari ruang perpustakaan, merembet ke bagian lain dan membesar.

Api merembet cepat dari asrama santri ke perpustakaan, membakar dua bangunan utama. Pemadaman dilakukan tim Damkar, santri, ustaz, dan warga hingga api terkendali, diikuti pendinginan.​

Tidak ada korban jiwa atau luka-luka; semua santri selamat. Kerusakan mencakup dua bangunan ludes (asrama Ma’had Tibyan dan perpustakaan), nilai materi belum dirinci.

Santri kubar tingkat ula dan Ma’had Tibyan dipulangkan sementara mulai Sabtu (7/2/2026), wajib dijemput wali dengan identitas.​​​

Pihak Pondok Pesantren Pusti Miftahul Ulum tidak secara eksplisit disebutkan namanya dalam laporan utama terkait kebakaran pada 7 Februari 2026.​

Keterangan kronologi, korban nihil, dan penyampaiannya melalui pernyataan umum dari pihak passantren yang dikonfirmasi wartawan di lokasi. Tidak ada nama individu seperti kiai, pengasuh, atau juru bicara yang dikutip langsung.​​​

Belum ada pernyataan resmi konfirmasi penyebab spesifik; diduga korsleting listrik, mirip kejadian sebelumnya di passantren serupa yang disebabkan hal itu.​​

Damkar Pamekasan dan polisi sedang menyelidiki, termasuk pemeriksaan instalasi dan faktor angin kencang yang mempercepat merambetnya api.​​

Kerusakan terbatas pada dua bangunan tersebut; bangunan lain selamat berkat upaya pemadaman cepat oleh Damkar, santri, dan warga. Santri dari tingkat ulama dan Ma’had Tibyan sementara dipanggil mulai Sabtu (7/2/2026).

Jumlah santri di Pondok Pesantren Pusti Miftahul Ulum, Penyapen, Pamekasan tidak disebutcan secara spesifik dalam kebakaran terkini pada Februari 2026.​

Data tesis lama (sekitar 2016) menyebutkan total sekitar 2.253 santri, termasuk 1.703 santri mukim dan 550 santri kalong. Angka ini kemungkinan telah berubah, karena passantren Miftahul Ulum cabang lain seperti Bettet mencapai 10.000 santri.

Santri tingkat ulama dan Ma’had Tibyan (asrama terbakar) sementara dipulangkan mulai 7/2/2026, tapi jumlah pastinya tidak dirinci. Tidak ada korban jiwa dari seluruh santri.

Berikut kronologi kejadian:​

  • 20:41 WIB : Laporan kebakaran masuk ke Posko Damkar Pamekasan dari kompleks Ponpes Miftahul Ulum Panyepen, Desa Potoan Laok, Kec. Palengaan.

  • 21:01 WIB : Tim Damkar tiba di lokasi; api sudah membesar di asrama santri Ma’had Tibyan akibat angin kencang.​

  • Selama pemadaman : Api merembet ke perpustakaan orang yang lewat; Pemadaman dilakukan bersama santri, ustaz, dan warga setempat.

  • Malam hari (Sabtu dini hari) : Api berhasil dikontrol sepenuhnya, diikuti proses pendinginan lokasi.​

  • Sabtu (7/2/2026) : Santri tingkat ulama dan Ma’had Tibyan dipulangkan sementara, wajib dijemput wali murid dengan identitas; Pencarian penyebab dimulai. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Suhu Naik 1,2 Derajat Celcius Akibat Super El Nino, 451 Ribu Nyawa Melayang

25 September 2026 - 21:11 WIB

Ada Ruang Menyerupai Kantor Polres, RS O Smach untuk Ambil Paksa Organ Manusia

25 September 2026 - 18:55 WIB

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Tim Ombudsman Sidak ke LP CIbinong: Temukan Bangunan Mirip Hotel dan Deretan Mobil Mewah!

24 September 2026 - 15:32 WIB

Trending di News