Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, BIREUEN- Anggota DPD RI, Sudirman Haji Uma, meninjau langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil Jembatan Bailey di Teupin Mane yang diduga mengalami kehilangan sejumlah baut. Warganya dituding curi baut Jembatan Bailey, Anggota DPD RI turun cek langsung ke lokasi: mornya yang pendek ini.
“Kehadiran saya bertujuan memastikan fakta di lapangan sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat terkait keamanan jembatan yang menjadi akses penting bagi aktivitas sehari-hari,” jelasnya.
“Mari kita sikapi dengan bijaksana, tanpa perlu ada yang disudutkan termasuk masyarakat, karena banyak spekulasi yang terjadi dilapangan, pada intinya kita harus bersatu dan bersama sama dalam menjaga fasilitas dan pemulihan pasca bencana,” ungkap Sudirman lewat media sosialnya.
Sudirman Haji Uma (anggota DPD RI, bukan DPR) melakukan peninjauan langsung ke Jembatan Bailey di Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Rabu, 31 Desember 2025.
Haji Uma tiba di lokasi pagi hari untuk inspeksi mendadak, bertemu tokoh masyarakat, keuchik desa, serta Babinsa setempat. Tujuannya meredam spekulasi publik dan pastikan keamanan jembatan darurat penghubung Bireuen-Bener Meriah-Aceh Tengah.
Ia temukan perbedaan pada sebagian konstruksi (seperti cat dan baut pendek), tapi tekankan jangan spekulasi sepihak karena jembatan masih darurat dan belum rampung penuh.
Haji Uma ajak sinergi TNI-Polri-pemda-warga untuk pengawasan, tanpa saling tuduh. Nilai ekonomi baut hilang kecil, prioritas utama keselamatan pengguna.
Kasus ini berawal dari tudingan bahwa warga lokal di Teupin Mane, Aceh, diduga mencuri baut-baut Jembatan Bailey yang dibangun sementara pasca-bencana.
Jembatan ini krusial sebagai akses utama bagi masyarakat setempat untuk aktivitas harian, seperti transportasi dan ekonomi. Tuduhan tersebut memicu spekulasi liar di media sosial dan lapangan, menimbulkan kekhawatiran soal keamanan struktur jembatan.
Sudirman Haji Uma, anggota DPD RI dari Aceh, langsung turun ke lokasi untuk verifikasi fakta. Kunjungannya bertujuan memastikan kondisi riil jembatan dan meredam kekhawatiran publik. Lewat media sosialnya, ia menekankan pendekatan bijaksana:
-
Hindari menyalahkan pihak mana pun, termasuk warga.
-
Redam spekulasi yang beredar.
-
Ajak semua pihak bersatu menjaga fasilitas umum dan pulihkan pasca-bencana.
Jembatan Bailey sering digunakan sebagai solusi darurat di Indonesia pasca-bencana (misalnya gempa atau banjir), tapi rentan rusak akibat cuaca, beban berlebih, atau vandalisme. Kasus serupa pernah terjadi di Jawa Timur, seperti kerusakan infrastruktur sementara di Mojokerto akibat banjir
Pemerintah pusat via Kementerian PUPR biasanya tangani pemeliharaan, tapi DPD berperan wakili daerah untuk advokasi.
Kasus ini juga soroti isu sosial: tuduhan pencurian sering muncul di fasilitas umum, tapi bukti forensik (seperti CCTV atau audit baut) diperlukan sebelum kesimpulan. Hingga 2 Januari 2026, belum ada laporan resmi polisi atau update lanjutan dari Sudirman.**






