Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Romo Bayu Ungkap Sejarah Asli Santa Claus dan Peran Minuman Cola

badge-check


					Romo Bayu Ungkap Sejarah Asli Santa Claus dan Peran Minuman Cola Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SURABAYA– Romo Bayu mengulas sejarah Santa Claus dalam sebuah video di kanal YouTube Katkit Brevis yang tayang pada 21 Desember 2025. Ia menilai, gambaran Santa Claus yang selama ini dikenal masyarakat luas tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta sejarah.

“Santa Claus yang dikenal sekarang yang hoho itu loh ya. Nah, ini sekarang saya mau buka rahasianya nih. Ini ada rahasia penting yang orang banyak enggak tahu,” ujar Romo Bayu dalam tayangan tersebut.

Menurutnya, citra Santa Claus bertubuh gemuk dengan pakaian merah lebih banyak dipengaruhi oleh kepentingan industri minuman. “Itu iklannya Coca-Cola. itu Santa Claus-nya Coca-Cola. Itulah kenapa warnanya merah. Warna produknya Coca-Cola warnanya apa? Merah,” tegasnya.

Romo Bayu menjelaskan, sosok Santa Claus sejatinya berakar dari tokoh Santo Nicholas, seorang uskup pada abad keempat yang dikenal karena kedermawanannya.

“Santa Claus yang asli bukan begitu. Santa Claus yang asli itu bukan yang jenggot panjang merah. Ho ho ho. Bukan begitu. Santa Claus yang asli berpakaian uskup, bajunya hijau, biasanya pakaian hijau,” jelasnya.

Ia juga memaparkan proses perubahan nama dari tokoh sejarah tersebut hingga menjadi sebutan Santa Claus yang dikenal saat ini.

“Aslinya bernama Nikolas. Santo Nicholas, San Nicholas, Sanlas, San Class, sinterclass, Santa Claus itu perubahan nama. Itu artinya namanya fonetic koresponden biasa begitu. Jadi Santa Claus yang asli seorang bernama Santo Nicholas dari kota Mira,” katanya.

Menurut Romo Bayu, perubahan visual Santo Nicholas menjadi figur komersial berbaju merah tidak lepas dari strategi pemasaran.

“Suatu kali tahun mungkin 60-an, 70-an persisnya saya lupa, ide mengenai Santo Nicholas atau Sinterclass atau Santa Claus ini dibajak oleh Coca-Cola,” paparnya.

Ia menuturkan, langkah tersebut dilakukan untuk mengatasi penurunan penjualan minuman dingin pada musim dingin. “Kenapa Coca-Cola begitu? Karena Desember musim dingin. Coca-Cola kalau dinikmati dingin sulit. Jadi penjualan Desember merosot tajam dengan iklan komersialisasi begitu meningkat tajam,” ujarnya.

Romo Bayu menilai, komersialisasi tersebut kemudian berkembang menjadi budaya populer global yang menutupi sejarah asli tokoh Santa Claus.

“Sayangnya orang Katolik mempopulerkan barang palsu ini ketimbang mempopulerkan barang aslinya,” ucapnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penjelasan tersebut bukan untuk melarang penggunaan simbol atau perayaan Santa Claus. “Apakah berarti Rama Bayu melarang hoho itu tampil? Tidak. Hanya mari berpikir ada sesuatu yang dibelokkan dari kebenaran-kebenaran aslinya,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perlawanan/ Eksepsi atas Dugaan Penipuan Rp5 Miliar, Tuding Dakwaan Jaksa Kabur dan Minta Hakim Bebaskan Terdakwa

6 Juli 2026 - 22:43 WIB

Pemprov Jatim Resmi Usulkan 2.100 Formasi CPNS-PPPK Tahun Ini

6 Juli 2026 - 19:00 WIB

Penyebab Harga Ayam dan Telur di Peternak Loyo

6 Juli 2026 - 18:49 WIB

Ojol Minta Potongan Komisi 8% Diperluas ke Layanan Delivery

3 Juli 2026 - 18:44 WIB

Kadin Jatim: Perlu Pembahasan Komprehensif RPMK Tembakau

2 Juli 2026 - 19:55 WIB

Ditemukan Gudang Narkotika di Gresik Sindikat Internasional

2 Juli 2026 - 19:10 WIB

BPOM Temukan 12 Obat Bahan Alam Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pertamax Turbo Turun Harga Per 1 Juli 2026, Simak Daftar Harga

1 Juli 2026 - 19:41 WIB

Operasi Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Berhasil Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Trending di Nasional