Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

OTT Pemerasan WN Korea, Asep Guntur: KPK Serahkan Dua Oknum Kejaksaan ke Kejaksaan Agung

badge-check


					Plt Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu meneyrahkan kunuk kejaksaan yang tertanghkap tangan, kepada Kejaksaan Agung, Jumat dini hari, 19 Desember 2025. Foto: Instagram@kpk.official Perbesar

Plt Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu meneyrahkan kunuk kejaksaan yang tertanghkap tangan, kepada Kejaksaan Agung, Jumat dini hari, 19 Desember 2025. Foto: [email protected]

Penulis: Yusran Hakim   |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- KPK menyerahkan dua oknum jaksa yang terjaring OTT di Banten kepada Kejaksaan Agung pada Jumat dini hari, 19 Desember 2025, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Penyerahan dilakukan sekitar pukul 00.30 WIB oleh Plt Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu kepada Sesjamtintel Kejagung Sarjono Turin, disertai barang bukti senilai Rp900 juta.

OTT Banten terjadi pada 17-18 Desember 2025 di wilayah Banten dan Jakarta, menjerat 9 orang termasuk oknum jaksa terkait pemerasan WNA Korea, sementara OTT Bekasi digelar 18-19 Desember di Kabupaten Bekasi menargetkan dugaan korupsi dengan Bupati Ade Kuswara Kunang sebagai tokoh utama.

Konferensi pers bersama kedua lembaga mengonfirmasi proses ini sebagai koordinasi antarpenegak hukum. Asep menututkan bahwa penyerahakan in i merupakan koorinasi dan kolaborasi kwerja sama antara KPK dan Kejaksaan Agung.

Kejagung telah lebih dulu menetapkan keduanya sebagai tersangka dengan surat perintah penyidikan sejak 17 Desember 2025, sehingga KPK menyerahkan untuk kelanjutan proses. OTT sendiri terjadi pada 17 Desember di wilayah Banten dan Jakarta terkait dugaan pemerasan WNA Korea.

Penyerahan dilakukan pada Jumat dini hari, 19 Desember 2025, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, termasuk orang dan barang bukti senilai Rp900 juta yang disita dari OTT yang menjerat total 9 orang.

Plt Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu menyatakan ini sebagai bentuk kolaborasi antar-aparat penegak hukum, karena Kejagung telah lebih dulu menetapkan keduanya sebagai tersangka dengan surat perintah penyidikan.

OTT di Banten terkait dugaan pemerasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan yang sedang menangani perkara di Kejaksaan Tinggi Banten.

Salah satu oknum adalah jaksa dari Kejati Banten, dan proses hukum dilanjutkan di Kejagung pada 20 Desember 2025. Komisi Yudisial juga mendorong pemrosesan pidana, bukan hanya sanksi etik.

KPK melakukan OTT ke-10 tahun 2025 di Kabupaten Bekasi pada 18-19 Desember, mengamankan sekitar 10 orang terkait dugaan korupsi, dengan penggeledahan ruang kerja Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Hanya Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang yang secara eksplisit disebutkan sebagai salah satu yang diamankan dalam OTT ini, mirip kasus Bupati Bekasi sebelumnya Neneng Hasanah Yasin pada 2018. Sembilan nama lainnya belum dirilis secara resmi oleh KPK hingga saat ini.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum ke-10 orang tersebut sesuai KUHAP, dan proses masih berlangsung tanpa daftar lengkap tersangka. Identitas lengkap kemungkinan diumumkan setelah pemeriksaan lebih lanjut. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kepala BGN Nanik Deyang: Saya Memang Cupu-nya Presiden

13 Juni 2026 - 13:29 WIB

Andri Mulyono Partner Lodewyk Pusung, Mark Up Rp0,5 Triliun Proyek Motor Listrik BGN

13 Juni 2026 - 12:40 WIB

Kejaksaan Agung menahan Andri Mulyono, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), terlibat mark up proyek pengadaan motor listrik BGN.

Massa Aksi Mahasiswi UI Bubar Tertib dari Bundaran HI, Lampu Padam Masuk Kelompok Baju Hitam

12 Juni 2026 - 21:59 WIB

Aksi massa mahasiswa U, di Bundaran HI, Jakarta, Jumat 12 Juni 2026

Pelatihan Kripik Pisang dan Tahu Krispi 21 Wanita Warga Plumbon Gambang

12 Juni 2026 - 21:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (16): Black Death Memangsa 50 % Populasi Eropa

12 Juni 2026 - 18:45 WIB

Pemkab Jombang dan BPS Sinergi Sensus Ekonomi 2026: Dilaksanakan 15 Juni – 31 Agustus 2026

12 Juni 2026 - 16:21 WIB

Buoati Jombang, Warsubi memasang tag tanda resmi petugas pelaksana Sensus Ekonomi 2026.

Anas Burhani Ditetapkan sebagai Tanfidz PKB Jombang, Menggeser Hadi Atmaji

12 Juni 2026 - 14:33 WIB

Anas Burhani, dari Sekretaris DPC PKB Jombang, terpilih menjadi Tanfidz PKB Jombang

Mobil Tabrak Belakang Truk Gandeng, 1 Tewas dan 1 Luka Parah

12 Juni 2026 - 14:32 WIB

Piala Dunia 2026: Biaya Lebih Hemat 15 Kali, Hadiah Juara Utama Rp 793 Miliar

11 Juni 2026 - 21:38 WIB

Trending di News