Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

ASN Pemkab Gresik Laporkan Rekan Sekantor ke Polisi, Dilempar Botol Air Minum Tulang Hidung Patah

badge-check


					Kasus pelemparan botol air minum di kantor PUTR Pemkab Gresik, menyebabkan satu korban menderita patah tulang hidung terjadi di kantor PUTR Pemkab Gresik, setahun lalu, kini dilaporkan ke polisi. Foto: Ist
Perbesar

Kasus pelemparan botol air minum di kantor PUTR Pemkab Gresik, menyebabkan satu korban menderita patah tulang hidung terjadi di kantor PUTR Pemkab Gresik, setahun lalu, kini dilaporkan ke polisi. Foto: Ist

Penulis: Sanny    | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, GRESIK– Seorang perempuan Aparatur Sipil Negara (ASN)
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, melaporkan penganiayaan yang dilakukan rekan kerjanya ke Polres Gresik.

Laporan tersebut teregister di Polres Gresik Polda Jawa Timur dengan Nomor: STTLP/ B/ 234/ IX/ 2025/ SPKT/ POLRES GRESIK/POLDA JAWA TIMUR, tertanggal 17 September 2025.

Korban yang diketahui berinisial DRA, warga Desa Domas, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik mengaku menjadi korban kekerasan yang dilakukan SB, rekan kerjanya.

Berdasar laporan polisi, kasus tersebut terjadi pada 17 Mei 2024 sekitar pukul 10.00 WIB di ruang kerja Dinas PUTR Kabupaten Gresik Jl Dr Wahidin Sudirohusodo 247 Desa Dahanrejo Kecamatan Kebomas.

Terlapor diduga melemparkan botol air mineral ukuran 600 ml yang mengenai hidung korban, hingga menyebabkan patah tulang hidung. Korban sempat menjalani operasi hidung di RSUD Ibnu Sina Gresik akibat luka tersebut.

Saat dikonfirmasi melalui chat WhatsApp, korban mengaku peristiwa itu terjadi di kantor sehingga atasannya seharusnya mengetahui kejadian tersebut sejak awal. Namun, menurutnya, hingga lebih dari satu tahun tidak ada tindakan atau sanksi terhadap pelaku.

“Saat kejadian atasan sudah pasti tahu karena TKP-nya di kantor. Sebagai pimpinan yang bijak, seharusnya sudah bisa mengambil keputusan. Apalagi saya sampai harus operasi hidung, tapi saya melihatnya justru seperti pembiaran,” ungkap korban.

Ia menambahkan, dirinya sempat menunggu selama satu tahun dengan harapan kasus itu bisa diselesaikan di internal kantor. Namun karena tak kunjung ada kejelasan, akhirnya pada 17 September 2025 ia memutuskan melapor ke Mapolres Gresik.

“Saya menunggu setahun dan berharap ada keadilan bagi saya. Tapi nyatanya tidak ada keputusan apa pun, akhirnya saya lapor ke polisi,” tuturnya.

Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al-Qarni Azis, membenarkan adanya laporan tersebut.

Kasus tersebut, kini tengah dalam penanganan Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik.

“Benar, laporan itu ada, terlapor sudah kami panggil. Saat ini masih dalam proses dan sudah naik ke tahap penyidikan,”ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu petang, 12 November 2025. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:02 WIB

Sambut Muktamar 35 NU, PUPR Jombang Kebut Perbaikan Infrastruktur ke Area Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:26 WIB

Bareskrim Ringkus 12 Orang Sindikat Pencuri 600 Modul BTS, Kerugian Rp60 Miliar

21 Juli 2026 - 19:39 WIB

Indonesia Punya Bullion, Prabowo: Simpan 231 Ton Emas Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 08:15 WIB

5 Badai Persoalan Timpa Hotman Paris: Dua Kali Minta Maaf, Kematian Rocky dan Angpao dari Prayogo Pangestu

21 Juli 2026 - 07:07 WIB

Perundungan Seksual Beruntun Libatkan 27 Pelaku, Polisi Sampang Ringkus 17 Tersangka

20 Juli 2026 - 23:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (37): Seni dan Sastra Awal Teror

20 Juli 2026 - 20:37 WIB

Habiburrokhman: Awas UU Perampasan Aset Berubah Jadi Abuse of Power Aparat Penegak Hukum

20 Juli 2026 - 20:12 WIB

19 Siswa SDN Sendangrejo Blora Keracunan, Diduga dari Susu Kotak

20 Juli 2026 - 19:45 WIB

Trending di News