Menu

Mode Gelap

Headline

Dua Perempuan Jombang Tewas Ditabrak Harapan Jaya di Rejoagung Tulungagung

badge-check


					Polisi melakukan olahh TKP kecelapaan bus Harapan Jaya yang menabrab pemotor di depan SPBU Rejotangan, Tulungagung, Jumat 31 Oktober 2026. Dua perempuan warga Jombang meninggal dunia, dengan identitas Faizatur Magfiroh (22) dan Zahrotun Masudah Foto: afederasi.com Perbesar

Polisi melakukan olahh TKP kecelapaan bus Harapan Jaya yang menabrab pemotor di depan SPBU Rejotangan, Tulungagung, Jumat 31 Oktober 2026. Dua perempuan warga Jombang meninggal dunia, dengan identitas Faizatur Magfiroh (22) dan Zahrotun Masudah Foto: afederasi.com

Penulis: Sri Muryanto    |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TULUNGAGUNG-  Kecelakaan bus di depan SPBU Rejoagung, Tulungagung, melibatkan Bus Harapan Jaya bernopol AG 7762 US yang dikemudikan oleh Rizky Angga Saputra.

Kejadian ini terjadi pada Jumat siang, 31 Oktober 2025, sekitar pukul 12.27 WIB di Jalan Pahlawan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung.

Saat dikonfirmasi, Ipda Gerry Permana, Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, menjelaskan kronologi kejadian, kondisi korban, dan langkah-langkah penanganan kecelakaan ini kepada wartawan serta menginformasikan perkembangan penyelidikan yang sedang dilakukan

Bus melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan tinggi, lalu mendadak mengerem dan berputar arah untuk menghindari dua sepeda motor yang melintas di tengah marka jalan. Saat berputar, bagian belakang bus menabrak dua sepeda motor.

Dua pengendara motor yang menjadi korban tewas adalah perempuan asal Kabupaten Jombang, yaitu Faizatur Magfiroh (22) dan Zahrotun Masudah, keduanya berboncengan menggunakan Honda Vario bernopol S 2192 QF.

Selain itu, ada satu pengendara motor lain (Honda Supra bernopol AG 3984 UM) yang mengalami luka berat di kepala dan sedang menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Iskak Tulungagung.

Bus akhirnya berhenti setelah menabrak pagar rumah warga di sisi barat jalan hingga pagar roboh.

Pihak Satlantas Polres Tulungagung telah mengamankan sopir bus dan kendaraan yang terlibat untuk penyelidikan lebih lanjut serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kepolisian juga berkoordinasi dengan Jasa Raharja untuk menindaklanjuti santunan bagi keluarga korban.

Sopir bus diduga belum bisa menghindari dua sepeda motor yang muncul di jalur kanan sehingga kecelakaan terjadi akibat kemungkinan kelalaian pengemudi. Polisi mengimbau pengendara untuk selalu waspada, menjaga jarak aman, dan mematuhi batas kecepatan, terutama kendaraan besar seperti bus.

Korban meninggal langsung dievakuasi dan jenazahnya dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi. Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mendalami penyebab pasti dan unsur kelalaian sopir bus.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ASN Mojokerto Antusias Ikuti Gerakan Bike to Work Setiap Jumat

28 Maret 2026 - 14:59 WIB

Kasus Kredit BNI Rp 105 Miliar, Hakim PN Beri Tahanan Rumah Terdakwa Bengawan Kamto

28 Maret 2026 - 12:29 WIB

Dituduh Illegal Mining Potensi Denda Rp4,2 Triliun, Kejaksaan Agung Menahan Taipan Tambang Samin Tan

28 Maret 2026 - 08:39 WIB

Enam Hari Dilaporkan Hilang, Dua Pria Ditemukan Membusuk di Kubah Masjid Miftahul Janah Pengaradan Brebes

28 Maret 2026 - 00:45 WIB

Melalui MBG dan Perumahan Rakyat, Presiden Prabowo Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

27 Maret 2026 - 18:45 WIB

Jadi Bahan Tertawaan Netizen, Tugu Mungil Titik Nol Pemkab Tangerang Rp 2,15 Miliar

27 Maret 2026 - 17:56 WIB

Kejati Pamerkan Uang Sitaan Rp 214 Miliar Kasus Illegal Mining PT JMB Group Kutai Kartanegara

27 Maret 2026 - 17:16 WIB

14 Hari Hilang, Polisi Temukan Jasad Alfin Windian Dikubur Sedalam 3 M di Cikeas

27 Maret 2026 - 16:38 WIB

Bike to Work: Cara ASN Mojokerto Tekan BBM dan Polusi

27 Maret 2026 - 15:50 WIB

Trending di News