Menu

Mode Gelap

Internasional

UAV Siluman Misterius Milik Tiongkok Uji Terbang Perdana

badge-check


					Sebuah UAV besar dengan desain layang-layang lipat terbang dalam sebuah video yang dirilis pada 19 Oktober. Foto: TWZ/ X Perbesar

Sebuah UAV besar dengan desain layang-layang lipat terbang dalam sebuah video yang dirilis pada 19 Oktober. Foto: TWZ/ X

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDOEWS.COM, JAKARTA-Militer China tampaknya telah melakukan uji terbang pertama kendaraan udara tak berawak (UAV) raksasa berkemampuan siluman, yang secara tidak resmi diberi nama GJ-X, Economic Times melaporkan.

Langkah ini menandai tonggak penting dalam pengembangan kemampuan pesawat tanpa awak di negara tersebut.

Menurut analisis The War Zone, gambar tersebut menunjukkan UAV tersebut diperkirakan memiliki lebar sayap sekitar 42 meter – ukuran yang langka untuk drone siluman.

Sebuah video yang dirilis baru-baru ini memberikan bukti visual yang memperlihatkan UAV, yang tampaknya adalah GJ-X, sedang terbang.

Rekaman menunjukkan perut UAV dicat dengan pola kamuflase kontras terang-gelap, yang membantu memecah bentuknya dan mengurangi kemungkinan terdeteksi dari darat.

Teknik kamuflase ini dimaksudkan untuk membuat pesawat lebih sulit dideteksi pada ketinggian tinggi, dan mungkin juga merupakan pilihan desain yang disengaja untuk meningkatkan siluman.

GJ-X adalah drone besar dengan desain “cranked kite”, pertama kali terlihat melalui citra satelit di pangkalan uji Malan di provinsi Xinjiang.

Peran pasti GJ-X masih belum jelas. Beberapa analis meyakini pesawat ini dapat berfungsi sebagai wahana serang udara tempur nirawak (UCAV), yang mampu menjalankan misi tempur langsung.

Yang lain menyarankan bahwa GJ-X dapat digunakan sebagai platform pengintaian ketinggian tinggi dan tahan lama, mirip dengan model RQ-180 yang diyakini dimiliki oleh Angkatan Udara AS .

Dengan ukuran dan desainnya yang unggul, kemungkinan besar GJ-X dikembangkan untuk menjalankan beberapa peran gabungan, termasuk misi serangan dan pengawasan.

Inisiatif tersebut merupakan bagian dari program pengembangan pesawat siluman canggih Tiongkok, yang mencakup pesawat tempur taktis kelas berat siluman J-36 dan pesawat tempur J-XDS, yang keduanya telah terlihat dalam uji terbang baru-baru ini.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Surat dari Iblis’ Milik Biarawati Abad ke-17 Akhirnya Berhasil Diuraikan

18 Maret 2026 - 20:54 WIB

5.000 Tentara AS dari Jepang Mendarat di Timur Tengah

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Hadiah 10 Juta Dolar untuk Informasi Tokoh Senior Iran

14 Maret 2026 - 20:55 WIB

Batu Empedu Sapi Kini Lebih Berharga daripada Emas

12 Maret 2026 - 15:08 WIB

Trump Ancam Iran, Harga Minyak Turun

10 Maret 2026 - 15:56 WIB

Inter/Act: Merayakan Lintas Budaya Lewat Seni Kontemporer

7 Maret 2026 - 08:33 WIB

Kapal Induk USS Gerald Ford Sudah Merapat di Pantai Haifa Israel, Angkut Persenjataan Mutakhir

4 Maret 2026 - 12:38 WIB

Penculikan dan Pembunuhan Igor Kamarov, Polda Bali Tetapkan Enam Tersangka WNA yang Telah Melarikan Diri

3 Maret 2026 - 16:38 WIB

Departemen Perang AS Memutuskan Serang Iran Gunakan AI

3 Maret 2026 - 16:34 WIB

Trending di Internasional