Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Didampingi Pangdam Mayjen Rudy Saladin Temui Massa, Khofifah Minta Polisi Bebaskan 41 Orang Pendemo

badge-check


					Gubernur Khofifah IP, didampingi Pangdam Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin menemui massa aksi pendemo di depan gedung Grahadi, Surabaya. Ia minta kepada polisi agar melepas 41 orang yang ditangkap dalam aksi demo tersebut. Foto: tangkap layar video Instagram@lovesuroboyo Perbesar

Gubernur Khofifah IP, didampingi Pangdam Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin menemui massa aksi pendemo di depan gedung Grahadi, Surabaya. Ia minta kepada polisi agar melepas 41 orang yang ditangkap dalam aksi demo tersebut. Foto: tangkap layar video Instagram@lovesuroboyo

Penulis: Saifudin    |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SURABAYA– Gubernur Khofifah Indar Parawansa sudah menemui Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, 30 Agustus 2025. Mereka bersama-sama menemui massa aksi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya malam itu dan berkomunikasi langsung dengan pendemo.

Khofifah dan Pangdam V Brawijaya juga mengajak perwakilan massa menuju Polrestabes Surabaya untuk menjemput pendemo yang masih ditahan dan memastikan proses pembebasan berjalan.

Pertemuan dan aksi koordinasi ini membantu meredakan suasana meskipun setelahnya sempat terjadi kericuhan pembakaran di beberapa lokasi dekat Grahadi.

Janji konkret Gubernur Khofifah soal pembebasan 41 pendemo adalah ia akan berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Timur dan aparat kepolisian terkait agar para pendemo yang ditahan segera dibebaskan.

Khofifah menyatakan bahwa dua dari 41 pendemo sudah dibebaskan pada siang hari tanggal 30 Agustus 2025, dan ia akan menemani Pangdam V Brawijaya untuk memastikan proses pembebasan pendemo lainnya sampai selesai. Ia juga meminta agar aksi tetap damai dan tidak anarkis selama proses tersebut berlangsung.

Pada Sabtu, 30 Agustus 2025, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menemui massa aksi yang memadati depan Gedung Negara Grahadi Surabaya. Namun, aksi demo terus berjalan, hingga terjadi pembakaran gedung Grahadi, pada Minggu dini hari, 31 Agustus 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Khofifah menyampaikan bahwa ia sudah menghubungi Kapolda Jatim untuk membebaskan 41 pendemo yang ditangkap, di mana dua di antaranya sudah dibebaskan sejak siang hari itu. Ia meminta agar massa aksi tidak anarkis dan tidak terprovokasi, berharap agar demonstrasi berjalan damai.

Khofifah juga berjanji akan menemani Pangdam V Brawijaya untuk memantau proses pembebasan massa yang masih diamankan di Polrestabes Surabaya hingga semuanya selesai.

Ia juga menunjukkan perhatian dengan memantau kondisi beberapa orang yang sempat dirawat di rumah sakit akibat aksi tersebut. Meski demikian, setelah pertemuan, sempat terjadi kericuhan dengan adanya pembakaran di beberapa titik sekitar Gedung Grahadi. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 18:59 WIB

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

17 Juni 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist
Trending di News