Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Arumi Bachsin Monitoring ke Jombang: Kagumi Manik-manik Plumbon Gambang

badge-check


					Ketua Tim Penggerak PKK Jatim, Arumi Bachsin  melakukan kunjungan kerja di kabupaten Jombang, Kamis, 28 Agustus 2025. Menilai beberapa kerajinan Jombang mempunhyai nilai tambah tinggi. Foto: Jombangkab.go.id Perbesar

Ketua Tim Penggerak PKK Jatim, Arumi Bachsin melakukan kunjungan kerja di kabupaten Jombang, Kamis, 28 Agustus 2025. Menilai beberapa kerajinan Jombang mempunhyai nilai tambah tinggi. Foto: Jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Elestianto Dardak, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jombang pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan monitoring dan pembinaan 10 Program Pokok PKK. Kedatangan Arumi. Kedatangan Arumi  disambut langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Jombang, Hj. Yuliati Nugrahani Warsubi, di Pendopo Kabupaten Jombang, bersama para Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Jombang dan pengurus.

Dalam sambutannya, Arumi Bachsin mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh TP PKK Kabupaten Jombang, yang disesuaikan dengan potensi dan kondisi lokal.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara PKK dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memastikan program-program unggulan berjalan optimal tanpa membebani kinerja OPD.

“Saya melihat Kabupaten Jombang sudah memiliki inovasi luar biasa. Harapan saya, inovasi yang hadir disesuaikan dengan kondisi lokal. Apa yang baik di Kabupaten Jombang dapat ditularkan ke PKK daerah lain di Jawa Timur,” ujar Arumi.

Arumi juga menyoroti potensi kerajinan dan produk makanan khas Jombang, seperti manik-manik kaca dan tahu pong, yang memiliki nilai produksi serta nilai tambah yang bermanfaat untuk kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung program unggulan gerakan PKK.

Gubenur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meninjau manik-manik buatan perajin di Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Foto: Humas Pemprov Jatim

Manik-manik asli Jombang diproduksi di desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Desa ini sudah dikenal sebagai sentra produksi manik-manik kaca sejak tahun 1989 dan saat ini terdapat sekitar 86-124 rumah produksi dengan jumlah tenaga kerja lebih dari 500 orang.

Pembuatan manik-manik ini menggunakan limbah kaca, yang diolah melalui proses peleburan, pemanasan, pewarnaan, pemotongan, hingga dirangkai menjadi aksesoris seperti kalung, gelang, dan tasbih. Produk manik-manik ini tidak hanya diminati pasar lokal tetapi juga diekspor ke berbagai negara, termasuk Eropa, Asia, Amerika, dan Afrika Selatan.

Sedangkan industri tahun pong, paling bekan berasal dari Peterongan, Jombang, salah satu produk tahu khas yang cukup terkenal.

Salah satu produsen besar tahu pong di daerah ini adalah Tahu Pong Super Cap Jempol yang berlokasi di Desa Morosunggingan, Kecamatan Peterongan, Jombang.

Tahu pong ini dibuat dari kedelai dengan bahan tambahan seperti bawang putih dan pengembang, sehingga ketika digoreng, tekstur di dalamnya seperti tahu sutra yang renyah di luar dan berongga di dalam.

Peterongan memliki industri pangan tahu pong dan sekarang menjadi beken di Nusntara. Foto: wiratech.co.id

Ia menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dilakukan secara rutin di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur dengan tujuan utama memastikan program-program unggulan TP PKK berjalan dengan baik serta memantau kendala di lapangan.

Arumi berharap program-program tersebut dapat berjalan efektif dan mencakup seluruh kebutuhan masyarakat.

“Maka kita monitoring proses dan kualitasnya. Tujuannya adalah agar minimal program unggulan dapat berjalan maksimal. Karena dengan program unggulan tersebut, seharusnya sudah mencakup semua kebutuhan masyarakat,” lanjut Arumi.

Setelah acara utama, Arumi mengunjungi Toko PKK yang memamerkan beragam produk UMKM binaan, seperti olahan pangan, kerajinan tangan, dan produk fesyen. Ia menunjukkan antusiasme dan memberikan apresiasi atas kreativitas para pelaku UMKM.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang, Hj. Yuliati Nugrahani Warsubi, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan komitmennya menjadikan 10 Program Pokok PKK sebagai bagian integral pembangunan daerah.

“Program tersebut menyentuh banyak aspek, mulai dari pemberdayaan keluarga, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, hingga penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM dan kegiatan kreatif,” jelasnya.

Yuliati berharap PKK Jombang dapat terus maju dan menjadi motor penggerak perubahan sosial yang melahirkan gagasan segar dan inovasi berkelanjutan, tidak sekadar melaksanakan program pemerintah.

TP PKK Kabupaten Jombang memiliki beberapa program unggulan dalam setiap Pokjanya, antara lain:

  • PAAREDI (Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital) untuk Pokja I,

  • Gelari Pelangi (Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi) untuk Pokja II,

  • Aku Hatinya PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman) untuk Pokja III,

  • Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (Gagah Bencana) untuk Pokja IV,

  • Modernisasi IT untuk Bidang Umum. **


Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Surabaya

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Menelisik Akar Terorisme (69): Kekaisaran yang Tidak Terlihat

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Trending di News