Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

KPK Cecar Khofifah terkait Penggunaan APBD untuk Dana Hibah Jatim

badge-check


					Ikuti prosedur Perbesar

Ikuti prosedur

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (KIP), terkait penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk penyaluran dana hibah di Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, yang mengungkapkan bahwa materi pokok pemeriksaan terhadap Khofifah sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi (TPK) terkait pengurusan dana hibah Kelompok Masyarakat (Pokmas) dari APBD Jawa Timur tahun anggaran 2021–2022, berfokus pada penggunaan anggaran hibah tersebut.

“Penyidik mendalami terkait dengan APBD yang digunakan untuk hibah tersebut,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (10/7/2025).

Sebagai informasi, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Gubernur dalam pengelolaan APBD, khususnya terkait dana hibah, meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan penggunaan dana tersebut. Gubernur juga memiliki wewenang untuk menetapkan kebijakan umum hibah, termasuk penyusunan anggaran, penetapan penerima, dan alokasi dana, serta bertanggung jawab atas pengawasan penggunaannya agar sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Budi menambahkan bahwa pemeriksaan terhadap Khofifah yang dilakukan di Polda Jatim berjalan lancar.

“Hari ini (Kamis, 10/7/2025) Gubernur Jawa Timur dilakukan pemeriksaan di Polda Jawa Timur, dan berlangsung lancar. Dia dimintai beberapa keterangan oleh penyidik,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memenuhi panggilan penyidik KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pokmas. Khofifah datang melalui pintu belakang Polda Jatim untuk menghindari sorotan media.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa tidak ada perlakuan istimewa terhadap Khofifah, yang juga merupakan mantan Dewan Pengarah dan Juru Kampanye Nasional TKN Prabowo-Gibran.

“Pada prinsipnya tidak ada pengistimewaan dalam pemeriksaan terhadap saksi. Saat ini saksi sudah menjalani pemeriksaan oleh penyidik,” kata Budi melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (10/7/2025).

Terkait lokasi pemeriksaan, Budi menjelaskan bahwa Khofifah diperiksa di Polda Jatim karena pada saat yang sama penyidik juga memeriksa saksi lain di lokasi tersebut.

“Dalam rangkaian penyidikan perkara ini, kita ketahui bersama, tim sebelumnya juga melakukan rangkaian kegiatan pemeriksaan saksi lainnya, penyitaan, dan sebagainya di wilayah Jawa Timur,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa Khofifah tiba di Polda Jatim sekitar pukul 09.50 WIB menggunakan mobil Toyota Kijang Innova berpelat nomor W 3349 YS. Ia tidak melalui pintu utama, melainkan masuk lewat pintu belakang yang tidak terpantau awak media.

Dalam penyidikan sebelumnya, KPK telah menggeledah ruang kerja Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur Emil Dardak pada Rabu (21/12/2022), terkait perkara hibah Pokmas yang juga menjerat eks Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua P. Simandjuntak dan kawan-kawan.

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa nilai dugaan korupsi dalam perkara ini sangat besar, diperkirakan mencapai Rp1 triliun hingga Rp2 triliun. Sebanyak 14.000 pengajuan dari Pokmas masuk ke DPRD Jatim, dengan rata-rata dana sebesar Rp200 juta per kelompok untuk proyek yang diduga fiktif.

Asep juga menyebut adanya dugaan praktik suap dalam pencairan dana hibah, dengan “fee” sekitar 20 persen kepada oknum anggota DPRD.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga iPhone 17 Diprediksi Naik hingga Rp2,3 Juta Akhir Agustus

18 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Ini Arti Desil 6-10, Bisakah Datanya Diubah?

18 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Gaya Anggun Angel Pieters di HUT Ke-81 RI Nyanyi Zamrud Khatulistiwa

17 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Purbaya Bakal Tarik Pajak Baru Tahun Depan, tapi Tergantung Ini

17 Agustus 2026 - 19:49 WIB

BI Gratiskan Biaya QRIS buat Semua Merchant Per 1 Oktober 2026

17 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Pertamina Beri Diskon BBM Rp450 per Liter, Begini Syaratnya

16 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Menkeu Purbaya: Pemerintah Belum Akan Menaikkan Gaji ASN di 2027

16 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Semarak 17-an di Graha Anggrek Mas, Kader Gerindra Sidoarjo Rebutan Hadiah Rp5 Juta

15 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Gempa NTT M 7 Terasa di Makassar hingga Bali, 7 Meninggal Dunia

15 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Trending di Nasional