Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Tawar Menawar Bibit Padi Saat Hujan Deras, Petani Sampang Tewas Disambar Petir

badge-check


					Istri Mujib, 40, menangis meraung-raung, melihat jasad suaminya meninggal disambar petir, Minggu 6 Juli 2025, terjadi saat korban berada di sawah transaksi bibit padi, saar itu sedang hujan dan petir. Instagram@sampangterkini Perbesar

Istri Mujib, 40, menangis meraung-raung, melihat jasad suaminya meninggal disambar petir, Minggu 6 Juli 2025, terjadi saat korban berada di sawah transaksi bibit padi, saar itu sedang hujan dan petir. Instagram@sampangterkini

Penulis: Saifudin   |    Editor: Priyo Suwarn

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Seorang pria bernama Mujib, 40), penduduk Dusun Kodak Tengah, Desa Kodak, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, tewas tersambar petir saat melakukan transaksi bibit padi di sawah di Dusun Jrembe, Desa Jeruk Porot.

Kejadian tragis ini terjadi pada Minggu, 6 Juli 2025, sekitar pukul 10:30 WIB saat hujan deras disertai petir mengguyur wilayah tersebut. Mujib sedang berada di area terbuka di sawah hendak membeli bibit tembakau dan sempat melakukan tawar-menawar dengan penjual bibit.

Setelah transaksi selesai, ia bersama temannya mencari tempat berteduh di bawah terpal yang ditopang bambu. Diduga korban terlalu dekat dengan bambu tersebut sehingga terkena sambaran petir secara langsung, yang juga merusak bambu penyangga terpal tersebut.

Korban meninggal di tempat, sementara temannya yang ikut tersambar petir sempat pingsan namun selamat. Jenazah Mujib kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarga dan aparat setempat

Bersama ini kami laporkan telah terjadi *kejadian bencana alam berupa sambaran petir yang mengakibatkan korban jiwa* di wilayah Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang.

Berdasarkan laporan dari warga dan saksi di lokasi, pada hari Minggu tanggal 6 Juli 2025 sekitar pukul 10.30 WIB, korban atas nama *Mujib (40 tahun)* tersambar petir saat berada di area terbuka di Dusun Jrembe, Desa Jeruk Porot.

Saat kejadian, cuaca di wilayah tersebut sedang hujan disertai petir. Korban meninggal dunia di tempat akibat sambaran petir.

Polisi dari Polres Sampang telah memberikan keterangan singkat terkait kejadian warga tersambar petir di Kecamatan Torjun. Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Gama Rizal, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp dengan menjawab singkat, “Iya benar”.

Selain itu, Kapolsek Torjun, AKP Iwanusdiyanto, juga menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai korban tersambar petir dan telah melakukan evakuasi jenazah ke rumah duka. AKP Iwan menyatakan bahwa saat ini dirinya masih berada di rumah duka setelah mengantar jenazah korban kepada keluarganya. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Jaksa Teliti Asal Usul 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah, Mahfud MD: Ini Gempa Hukum Terbesar

16 Juli 2026 - 05:32 WIB

Trending di News