Menu

Mode Gelap

Headline

To Lam Telepon Trump: Vietnam akan Pangkas Seluruh Bea Ekspor dari Amerika

badge-check


					To Lam, Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam, saat berkunjung ke Indonesia. Tangkap layar video Youtube@biro pers sekretariat negara EI Perbesar

To Lam, Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam, saat berkunjung ke Indonesia. Tangkap layar video Youtube@biro pers sekretariat negara EI

Penulis: Adi Wardhono   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SAIGON- Negeri Paman Ho,  Vietnam, di bawah kepemimpinan Sekretaris Jenderal Partai Komunis To Lam, telah mengambil langkah strategi untuk mengatasi dampak dari tarif impor baru yang dikenakan oleh Amerika Serikat.

Pemerintahan Trump mengumumkan akan memberlakukan tarif timbal balik sebesar 46% mulai 9 April 2025, yang dapat merugikan ekonomi Vietnam yang sangat bergantung pada ekspor ke AS.

“Baru saja melakukan panggilan telepon yang sangat produktif dengan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam To Lam yang memberi tahu saya bahwa Vietnam ingin memangkas tarif mereka hingga nol jika mereka mampu membuat kesepakatan dengan AS,” kata Trump dalam akun media sosial Truth-nya seperti dikutip Sabtu, 5 April 2025.

Ini adalah telepon kenegaraan pertama terkait penetapan tarif, sejak Trump tetapkan pada Rabu, 2 April 2025. Selain terkait tarif, Vietnam News Agency menyebut Trump dan Lam juga membahas upaya memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkan perdagangan.

Menurut Vietnam News Agency, Lam menyebut Vietnam akan terus mengimpor lebih banyak barang yang dibutuhkan dari Amerika. Mereka juga berupaya menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi perusahaan-perusahaan Amerika untuk memperluas investasi di negara Asia Tenggara tersebut.

Vietnam berencana untuk memangkas tarif impor pada sejumlah produk dari AS, termasuk gas alam cair (LNG) dan mobil. Tarif LNG akan dipotong dari 5% menjadi 2%, sementara tarif mobil akan turun menjadi 32% dari kisaran sebelumnya antara 45% hingga 64%.

Vietnam meminta penundaan penerapan tarif tersebut dan mengusulkan negosiasi untuk mencapai kesepakatan yang lebih baik. Menteri Perdagangan Vietnam telah menjadwalkan pembicaraan dengan perwakilan dagang AS untuk membahas isu ini.

To Lam juga mengisyaratkan pengiriman delegasi ke Washington DC untuk berunding lebih lanjut mengenai masalah ini, menunjukkan komitmen Vietnam untuk memperbaiki hubungan dagang dengan AS.

Vietnam melakukan pemangkasan tarif sebagai respons terhadap surplus perdagangan yang besar dengan AS, yang mencapai lebih dari USD 123 miliar pada tahun lalu

. Langkah ini bertujuan untuk memperbaiki neraca perdagangan dan menghindari tindakan balasan dari AS yang dapat mengganggu pertumbuhan ekonomi Vietnam, yang ditargetkan mencapai setidaknya 8% tahun ini.

Dengan situasi ini, Vietnam berusaha menjaga hubungan dagang yang baik dengan AS sambil menghadapi tantangan baru dalam kebijakan perdagangan global.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Membawa Materi Koreksi Rezim, Aktivis GMNI Jombang Unjuk Rasa dan Berdialog dengan Dewan

17 April 2026 - 15:53 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 8): Kejahatan di Jalur Emas

17 April 2026 - 15:31 WIB

Dua Tim KPK Turun ke Pemkab Jombang, Bicara Gratifikasi dan LHKPN

17 April 2026 - 14:48 WIB

Basarnas Telah Temukan Reruntuhan Helikopter di Tapang Tingang Sekadau

16 April 2026 - 22:28 WIB

Kades Sampurno Ketawa-ketawa, Dikeroyok 15 Orang dan Dibacok di Rumahnya Pakel Lumajang

16 April 2026 - 21:24 WIB

155 Siswa SD-SMP dan SMA di Anambas Keracunan MBG, Pemkab Langsung Menutup MBG

16 April 2026 - 18:12 WIB

Pembakar Sampah Keputih Mangkrak 25 Tahun, Beban Utang Pemkot Surabaya Rp 104 Miliar

16 April 2026 - 17:34 WIB

Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan di Plandaan Jombang Dorong PAD untuk Infrastruktur Desa

16 April 2026 - 17:11 WIB

Pemkab Jombang Salurkan Insentif Rp1 Juta/ Guru TPQ, Sasar 6.500 Pengajar di 1.816 Lembaga

16 April 2026 - 16:42 WIB

Trending di News