Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

20 Relawan Mengguna Tandu Evakuasi Pendaki Berbobot 100 Kg Turun dari Gunung Lawu

badge-check


					Seorang pendaki Lawu, Reza berbobot badan 100 kg terpeleset dan cidera. Sebanyak 20 relawan Tim relawan dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) menggunakan tandu mengevakuasi korban selama lima turun gunung. Foto: Dok Relawan/Kompas.com Perbesar

Seorang pendaki Lawu, Reza berbobot badan 100 kg terpeleset dan cidera. Sebanyak 20 relawan Tim relawan dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) menggunakan tandu mengevakuasi korban selama lima turun gunung. Foto: Dok Relawan/Kompas.com

Penulis: Adi Wardhono  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, KARANGANYAR–  Sebanyak 20 relan secara bergantian memanggul tandu, untuk mengevakuasi seorang pendaki pria berbobot badan 100 kg  yang mengalami cidera saat turun gunung Lawu, melalui jalur Candi Cetho, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Proses evakuasi dilakukan oleh 20 relawan dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) secara bergantian. Mereka menggotong Reza menggunakan tandu selama sekitar 5 jam, mulai dari pukul 11:30 WIB hingga 16:30 WIB.

Relawan menyebutkan bahwa mereka harus bergantian setiap kali merasa lelah, dengan empat orang menggotong Reza dalam satu waktu

Pendaki yang memiliki berat badan sekitar 100 kilogram itu mengalami keseleo parah di bagian engkel dan tidak dapat melanjutkan perjalanan secara mandiri.

Relawan Gunung Lawu, Eko, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada Rabu, 29 Janurari 2025. Saat itu pedaki berinisial  R  melakukan pendakianbersama rombongan berjumlah 20 orang.

Pendakian dilakukan sejak Minggu, 26 Januari 2025, pria itu  terjatuh saat berada di Pos 3 jalur pendakian Candi Cetho. Lokasi tersebut diketahui licin akibat curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini.

“Engkelnya bengkak dan karena berat badannya sekitar 100 kilogram, dia tidak bisa memaksakan turun sendiri,” ujar Eko saat dihubungi pada Kamis, 30 Januari 2025.

Evakuasi dilakukan oleh sekitar 20 relawan yang bergantian menggotong R menggunakan tandu. Proses ini berlangsung selama lima jam dan menghadapi berbagai kendala, terutama medan licin dan cuaca yang kurang bersahabat.

Dalam sekali perjalanan, empat orang relawan bertugas mengangkat tandu secara bergantian untuk mengurangi kelelahan.

“Kendalanya karena kondisi jalur yang licin dan cuaca yang sering hujan. Sekitar 20 personel relawan bergantian menggotongnya karena kelelahan. Sekali jalan, ada empat orang yang mengangkat tandu,” jelas Eko. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tuntut Keadilan, 50 Perwakilan Karyawan PT SGS Unjuk Rasa di Disnaker Jombang

17 Juli 2026 - 21:12 WIB

Runway Bandara Juanda Direvitalisasi, Airbus A380 Ditarget Bisa Mendarat

17 Juli 2026 - 20:25 WIB

ITS Pastikan Tak Ada Mahasiswa Gagal Kuliah karena Faktor Ekonomi

17 Juli 2026 - 19:53 WIB

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Trending di Nasional