Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Yenny Wahid Berbela Sungkawa di Kedubes Vatikan Jakarta: Paus Fransiskus Sederhana, Rendah Hati dan Membela yang Lemah

badge-check


					Yenny Wahid, putri mendiang Presiden Abdurrahman Wahid, bertandang ke Kedubes Vatikan di Jakarta, Jumat 25 April 2025, untuk mengucapkan bela sungkawa atas wafatnya Puas Fransiskus. Foto kenangan pertemuan Ibunda Shinta dengan Paus Fransiskus di Jakarta. Instagram@yennywahid Perbesar

Yenny Wahid, putri mendiang Presiden Abdurrahman Wahid, bertandang ke Kedubes Vatikan di Jakarta, Jumat 25 April 2025, untuk mengucapkan bela sungkawa atas wafatnya Puas Fransiskus. Foto kenangan pertemuan Ibunda Shinta dengan Paus Fransiskus di Jakarta. Instagram@yennywahid

Penulis: Tanasyafira L. Tirani   |   Editor: Priyo Suwarno’

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Hari ini saya berkunjung ke Kedutaan Besar Vatikan di Indonesia untuk menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus. Sebuah kehilangan besar, tidak hanya bagi umat Katolik, tetapi bagi seluruh umat manusia yang pernah merasakan cahaya kasih dan keteladanan beliau.

Paus Fransiskus adalah simbol kemanusiaan universal. Dalam segala kesederhanaannya, beliau menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati lahir dari kerendahan hati, keberanian menyuarakan keadilan, dan keberpihakan pada yang lemah.

“Beliau menolak kemewahan, memilih berjalan bersama rakyat kecil, dan terus menyerukan perdamaian lintas agama dan budaya,” tulisa Yenny Wahid, dalam pada DM Instagram@yennywahid, Jumat 25 April 2025.

Saya pribadi merasa terinspirasi oleh sikap beliau yang penuh welas asih dan keterbukaan terhadap keberagaman. Kehadirannya telah menjadi jembatan yang menyatukan, bukan hanya di antara pemeluk agama, tapi juga di antara sesama manusia.

Selamat jalan, Paus Fransiskus. Dunia kehilangan seorang gembala besar, namun warisan cinta, perdamaian, dan kemanusiaan yang beliau tinggalkan akan terus hidup dalam hati kita semua. Doa kami menyertai perjalananmu menuju keabadian. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ada Ruang Menyerupai Kantor Polres, RS O Smach untuk Ambil Paksa Organ Manusia

25 September 2026 - 18:55 WIB

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Trending di News