Penulis : Jayadi Editor: Aditya Prayoga
Kredonews.com- Durian Musang King telah lama menjadi primadona para pecinta durian berkat cita rasanya yang kompleks—perpaduan manis, pahit, gurih, dan creamy yang memikat lidah. Tak heran jika varietas premium asal Malaysia ini banyak diburu oleh penggemar durian, baik lokal maupun mancanegara.
Kini, sensasi menikmati Musang King segar langsung dari pohon bisa ditemukan di Wonosalam Durian Farm (WDF) Jombang. Yang membuat destinasi ini semakin menarik, selain Musang King, pengunjung juga dapat menjajal puluhan varietas durian lain, mulai dari lokal hingga kelas internasional.
Kombinasi antara pengalaman memetik sendiri, suasana kebun yang asri, dan ragam durian berkualitas menjadikan WDF sebagai surga bagi para “king of durian” enthusiast.
Wisata Petik Durian dengan Pengalaman Tak Terlupakan
Terletak di Dusun Segunung, Desa Carangwulung, Wonosalam, Jombang, WDF menawarkan sensasi unik: memetik durian langsung dari kebun dan menyantapnya sepuasnya di tempat. Sebagai salah satu sentra durian di Jawa Timur, Wonosalam memang telah terkenal dengan hasil buahnya yang melimpah.
Namun, WDF berhasil mengemasnya menjadi destinasi wisata agro yang menyenangkan bagi semua kalangan. Dengan ratusan pohon durian dari varietas lokal hingga premium yang tumbuh di lahan seluas 6,8 hektare, pengunjung diajak berkeliling kebun yang sejuk sembari memilih buah favorit mereka.
Kebun ini didesain ramah pengunjung. Mayoritas pohon durian di sini tidak terlalu tinggi, sehingga memudahkan siapa pun untuk memetik buah tanpa harus memanjat, dan tak perlu khawatir salah memetik atau mendapatkan buah yang kurang berkualitas. “Kami juga menyediakan petugas pendamping yang akan membantu pengunjung memilih durian yang tepat, baik dari segi kematangan maupun jenisnya,” jelas Musir Abdillah, Pengelola WDF, pada Jumat (7/2/2025).
Ratusan Pohon Durian dengan Produksi Melimpah.
Wonosalam Durian Farm telah beroperasi selama 6 tahun dan memiliki sekitar 600 pohon durian. Sebagian besar berusia 9-10 tahun dengan produktivitas mencapai 100-150 buah per pohon. Ada pula pohon berusia 2,5 tahun yang sudah mampu menghasilkan 30 buah. Musir menegaskan, mayoritas durian di sini termasuk kategori premium, sehingga kepuasan pengunjung dijamin. “Kami fokus pada kualitas, mulai dari perawatan pohon hingga proses pemanenan,” tambahnya.
Ragam Durian Lokal hingga Internasional
WDF menjadi destinasi istimewa karena koleksi duriannya yang beragam. Selain Musang King, tersedia durian Duri Hitam (juga dari Malaysia), Kanyao asal Thailand, Bawor dari Banyumas, serta Super Tembaga dan Namlung dari Bangka Barat. Untuk penggemar durian lokal, WDF menyediakan varietas Bido dan Susu yang tak kalah lezat. Meski begitu, Musang King tetap menjadi favorit utama.
Harga durian di WDF bervariasi sesuai jenis. Durian Duri Hitam dibanderol Rp350.000/kg, Musang King Rp300.000/kg, Bawor Rp150.000/kg, dan Kanyao Rp125.000/kg. Sementara durian lokal seperti Bido atau Susu dijual seharga Rp30.000 hingga Rp100.000 per buah. “Omzet kami saat ini mencapai sekitar Rp1,5 miliar,” ungkap Musir.
Destinasi Favorit Wisatawan Lokal hingga Mancanegara
Popularitas WDF terus meroket dalam tiga tahun terakhir. Pengunjung tidak hanya datang dari kota-kota di Jawa Timur seperti Jombang, Mojokerto, Malang, Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya, tetapi juga dari Semarang, Bandung, Tangerang, hingga Jakarta. Bahkan, turis dari Korea Selatan, Malaysia, dan China pernah singgah ke kebun ini. Keunikan pengalaman petik durian langsung di kaki Pegunungan Anjasmoro, ditambah dengan kualitas buah yang terjaga, menjadikan WDF sebagai destinasi wajib bagi para penikmat durian sejati.
Dengan kombinasi antara keindahan alam, kulineria durian premium, dan pelayanan yang memudahkan pengunjung, Wonosalam Durian Farm membuktikan diri sebagai surga durian yang tak boleh dilewatkan






