Penulis: Arief Hendro Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
KREDNEW.COM, JOMBANG– Pengukuhan Dewan Pendidikan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pendidikan formal dan nilai-nilai keagamaan yang diwariskan oleh para ulama.
Demikian Bupati Jombang, H. Warsubi memberi keterangan usai melantik 11 orang anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang (DPKJ) masa bakti 2025–2030, di gedung Pemkab Jombang, Selasa 12 Agustus 2025.
“Sebagai Kota Santri yang kaya dengan pondok pesantren, Jombang memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi emas Indonesia 2045 yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan berpegang teguh pada nilai-nilai agamis,” ungkapnya.
Pengurus Dewan Pendidikan yang dilantik berasal dari latar belakang beragam, termasuk wartawan, aktivis LSM, akademisi, dan tokoh pesantren, yang diharapkan dapat membantu mewujudkan visi besar pendidikan yang berdaya saing di Kabupaten Jombang.
Daftar Nama Pengurus DPJ
* Dr Ahmad Syakur, Lc, M.Ei
* Rohmatul Akbar
* Dr Nur Ulwiyah, M.Pd.i
* Nur Khasanuri, S.Pd, MM
* Dr Ir H Cholid Hasyim, M.SI, IPM, AS
* Moch. Syafi’i
* Hari Sukemi
* Dr Suprianto, SE, SH, M.SI
* Anna Abdillah
* HM Ikhsan Efendi, SE, M.Si
* Drs Arif Kuswirasasono,M.MPd
Warsubi berharap, Dewan Pendidikan dapat menjadi pengawal utama dalam menyiapkan anak-anak, agar mampu bersaing di era global sekaligus menjaga identitas dan tradisi luhur sebagai sumber kekuatan moral dan spiritual.
Ia menegaskan bahwa Dewan Pendidikan harus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Jombang, baik di bidang umum maupun keagamaan.

Suasana pelantikan Dewan Pendidikan Jombang, di gedung pemkab Jombang, Selasa 12 Agustus 2025. Diskominfo Jombang
Bupati Warsubi tidak menyebut sama sekali soal anggaran yang akan dialokasikan secara langsung untuk Dewan Pendidikan tersebut. Hal ini tercermin dari pemberitaan bahwa Dewan Pendidikan Jombang 2025-2030 siap mengawal arah pendidikan tanpa anggaran khusus.
Dengan demikian, tidak ada anggaran yang disediakan secara spesifik untuk Dewan Pendidikan Jombang tahun 2025.
Mereka berperan sebagai pengawal dan pemberi masukan dalam bidang pendidikan tanpa pendanaan langsung dari APBD.
KH. Rohmatul Akbar yang akan dipanggil Gus Bang, saeorang pengurus DKPJ ymenyampaikan tanggapan dan harapannya usai resmi dikukuhkan menjadi anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang masa bakti 2025–2030 oleh Bupati Jombang, H. Warsubi.
Gus Bang mengaku bersyukur atas amanah yang diberikan dan berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Ini bukan hanya soal jabatan, tapi amanah yang harus diemban demi kemajuan pendidikan di Jombang. Kami akan berupaya menghadirkan gagasan dan terobosan baru, terutama yang relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Gus Bang.
Sebagai seorang tokoh agama, Gus Bang menaruh perhatian khusus pada penguatan pendidikan keagamaan yang adaptif terhadap teknologi dan kebutuhan generasi muda.
Menurutnya, nilai-nilai akhlak mulia harus tetap menjadi pondasi, namun metode penyampaian perlu diperbarui agar lebih efektif.
“Kami berharap pendidikan agama dan umum berjalan seimbang. Anak-anak Jombang harus cerdas secara intelektual, kuat secara moral, dan siap bersaing hingga level internasional,” tambahnya.
Gus Bang juga mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, guru, hingga masyarakat, untuk bersinergi demi menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, kreatif, dan inovatif.
Ia optimististis dengan kerja sama yang solid, Jombang dapat menjadi barometer pendidikan yang maju dan berdaya saing tinggi.
Pengukuhan Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang masa bakti 2025–2030 ini menjadi momentum awal bagi Gus Bang dan jajaran pengurus untuk mewujudkan visi besar pendidikan yang mempersiapkan generasi emas 2045.**