Menu

Mode Gelap

News

Wanita Guru Korban Begal Motor Bersenjata Api dan Celurit di Geger Bangkalan

badge-check


					Seorang wanita guru SD yang memboceng anaknya menjadi korban begal bsenjata api dan cerlurit di desa Geger,  Bangkalan, Madura, Senin 21 April 2024. Tangkap layar video Instagram@info.newsantara Perbesar

Seorang wanita guru SD yang memboceng anaknya menjadi korban begal bsenjata api dan cerlurit di desa Geger, Bangkalan, Madura, Senin 21 April 2024. Tangkap layar video [email protected]

Penulis: Saifudin    |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BANGKALAN – Kawanan begal bersenjata api dan membawa celurit beraksi di desa Geger, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Madura, tepatnya di sebelah selatan SD Negeri 1 Geger. Korban seorang guru yang baru saja selesai mengajar dari desa Lerpak, Kecamatan Geger. Aksi begal ini terekam melalui video, dan wajah salah satu pelaku telah tersebar di media sosial.

Merespon kejadian itu, Humas Polres Bangkalan memberi jawaban melalui medsos WhatAppa, menyatakan: Hallo sobat Polri. Kami Mengucapkan Terimakasih atas informasi yang sobat Polri sampaikan.
Saat ini Anggota Polsek Geger telah mendatangi TKP dan segera kami tindak lanjuti untuk ungkap kasus pelaku tindak pidana tersebut.

Apabila anda melihat, mengetahui, dan mengalami tindak pidana, segera menghubungi Call center Polres Bangkalan 110 (Bebas Pulsa) Program Kandani (Komunikasi anda untuk Polisi) 081223456110. Demikian respon Polsek geger, Iptu Suyitno.

Kronologi Aksi Begal di Desa Geger, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan (21 April 2025)
Pada siang hari tanggal 21 April 2025, seorang ibu guru yang baru saja selesai mengajar di SDN 1 Geger sedang dalam perjalanan pulang.

Saat melintas di jalanan yang relatif sepi di selatan SDN 1 Geger, korban dipepet oleh lebih dari satu pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Pelaku membawa celurit dan senjata api, mengancam korban hingga merampas sepeda motor Honda Vario milik guru tersebut.

Aksi begal ini terekam kamera CCTV dan wajah salah satu pelaku telah tersebar di media sosial, menimbulkan keprihatinan dan kekhawatiran warga setempat.

Kejadian ini menjadi sorotan karena aksi begal yang biasanya terjadi malam hari kini juga marak terjadi di siang hari, membuat warga semakin waspada saat beraktivitas di jalanan sepi.

Kejadian ini menunjukkan modus operandi pelaku yang menggunakan kekerasan dan ancaman senjata untuk merampas kendaraan korban saat kondisi jalanan sepi di siang hari.

Pernyataan terkait aksi begal di Desa Geger, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, disampaikan oleh Kapolsek Geger melalui pesan WhatsApp saat dikonfirmasi. **

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Membuka Festival Cublang Suweng 2026, Bupati Warsubi Juga Resmikan Bait Kata School Jombang

16 Januari 2026 - 20:42 WIB

1.235 Atlet TK hingga SMA Ikuti Jombang Pencak Silat Championship II 2026

16 Januari 2026 - 20:23 WIB

Gus Qoyyum Bawa Tausyiah Isra Mi’raj di Jombang, Warsubi: Jagalah Hubungan Antar-Sesama

16 Januari 2026 - 19:53 WIB

Polisi Segel Sekretariat Madas di Jl. Raya Darmo 153 Surabaya, Kasus Mafia Tanah

16 Januari 2026 - 19:32 WIB

UMKM Terancam Anjloknya Rupiah

16 Januari 2026 - 18:46 WIB

Drama 3,5 Jam Ressa di Depan Rumah Denada

16 Januari 2026 - 18:24 WIB

Hajatan 167 Harjasda 2026 Dimeriahkan 45 Acara Spektakuler

16 Januari 2026 - 06:37 WIB

Warsubi Lantik 84 Pejabat Baru di Pemkab Jombang, Bayu Pancoroadi dari PUPR Jadi Kapala DPMPTSP

15 Januari 2026 - 22:00 WIB

Purbaya akan Legalkan Rokok Ilegal

15 Januari 2026 - 20:00 WIB

Trending di Nasional