Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Tradisi Grebeg Apem Jombang 2026 Meriah, Warga Berebut Ribuan Apem Sambut Ramadan

badge-check


					Warga masyarakat Jombang masih melestarikan tradisi Grebek Apem untuk menyongsong bulan ramadha. Kams, 12 Februari 2026, arak-arakan Grebek Apem dilaksanakan di alun-alum Jombang. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto Perbesar

Warga masyarakat Jombang masih melestarikan tradisi Grebek Apem untuk menyongsong bulan ramadha. Kams, 12 Februari 2026, arak-arakan Grebek Apem dilaksanakan di alun-alum Jombang. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWW.COM, JOMBANG-  Ribuan warga memadati Alun-alun Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Kamis (12/2/2026), untuk mengikuti tradisi Grebeg Apem Jombang 2026 dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Tradisi tahunan yang juga dikenal sebagai megengan Jombang ini berlangsung meriah. Rangkaian acara diawali dengan kirab apem dari Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menuju Alun-alun.

Arak-arakan semakin semarak dengan penampilan drum band dan tarian bernuansa Timur Tengah yang melambangkan suka cita menyambut Ramadan.

Peserta pawai didominasi siswa Sekolah Dasar (SD) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jombang. Mereka berjalan beriringan mengawal gunungan serta tumpukan apem warna-warni yang menjadi simbol utama Grebeg Apem.

Setibanya di Alun-alun Jombang, sebanyak 15.752 apem yang dibentuk dalam 17 tumpeng disusun berjajar di tengah lapangan.

Namun sebelum sambutan resmi berakhir, warga yang telah memadati lokasi langsung berebut apem yang dibagikan panitia. Dalam hitungan menit, ratusan apem ludes di tangan masyarakat.

Bupati Jombang, Warsubi, mengatakan tradisi Grebeg Apem merupakan simbol kebersamaan dan budaya saling memaafkan menjelang Ramadan.

“Tradisi ini menjadi wujud kebahagiaan bersama sekaligus momentum mempererat silaturahmi masyarakat Jombang. Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini,” ujar Warsubi.

Ia berharap tradisi megengan di Jombang terus dilestarikan sebagai warisan budaya daerah yang memperkuat persatuan masyarakat. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa umat Islam akan segera memasuki Ramadan 1447 Hijriah.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah dan ampunan yang dinantikan umat Islam. Kami mengajak masyarakat menyambutnya dengan suka cita serta mempersiapkan diri secara lahir dan batin,” tuturnya.

Warsubi juga mengutip Surah Al-Baqarah ayat 183 tentang kewajiban berpuasa bagi orang-orang beriman. Menurutnya, puasa menjadi sarana mendidik diri, mengendalikan hawa nafsu, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Kita semua hari bahagia, karena kewajiban sebagai umat muslim, orang yang beriman, kita wajib menyambut Ramadan dengan hati yang gembira dalam menjalankan kewajiban berpuasa,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wapres Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Dorong Penyelarasan Pendidikan dan Kebutuhan Industri

16 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Penutupan Jombang Fest, Bupati Warsubi Bagikan Penghargaan Juara dan Santunan untuk Yatim Piatu

16 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Bupati Warsubi dan Danrem 082 Tinjau Operasi 8 Gerai KDKMP di Mojoagung dan Mojowarno

16 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Tibatiba Angin Berbalik Arah, Empat Relawan Tewas Terbakar Saat Padamkan Kebakaran Hutan Bromo

16 Oktober 2026 - 14:15 WIB

OTT ke 23 KPK Ringkus Bupati Klaten, Wajar Ismoyo: Warga Masyarakat Saya Mohon Maaf

16 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Terlibat Kasus OTT ATR/BTN Bogor, Hercules Serahkan Rp800 Juta kepada KPK

16 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Trending di Nasional