Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Setelah Hampir 24 Jam Melarikan Diri, Keberadaan Bashar Al_Assad dan Keluarganya Misterius

badge-check


					Rakyat meluapkan amarahnya dengan merusak gambar mantan presiden Suriah, Basahar Al-Assad. Instagram@bashar_al.assad Perbesar

Rakyat meluapkan amarahnya dengan merusak gambar mantan presiden Suriah, Basahar Al-Assad. Instagram@bashar_al.assad

KREDONEWS.COM, DAMASKUS- Bashar al-Assad, Presiden Suriah yang telah berkuasa selama lebih dari dua dekade, dilaporkan telah meninggalkan negara tersebut pada 8 Desember 2024, saat pasukan pemberontak mulai menguasai ibu kota, Damaskus.

Kepergian Assad terjadi setelah serangan cepat oleh oposisi, yang berhasil merebut kontrol atas sejumlah wilayah strategis di Suriah, termasuk Damaskus dan Homs.

Sebelum melarikan diri, Assad sempat bertemu dengan penasihat Pemimpin Tertinggi Iran di Damaskus, menunjukkan bahwa ia masih berusaha mendapatkan dukungan dari sekutu dekatnya
Namun, saat situasi semakin genting, ia dikabarkan menggunakan pesawat untuk meninggalkan Damaskus.
Pesawat tersebut awalnya terbang menuju wilayah pesisir Suriah, yang merupakan basis kuat sekte Alawite Assad, tetapi kemudian berbalik arah dan hilang dari radar. Hingga saat ini, keberadaan pasti Assad belum diketahui.
Pasca kepergian Assad, situasi di Suriah menjadi sangat tidak stabil. Pemberontak telah mengklaim bahwa mereka telah “membebaskan” Damaskus, dan ribuan orang merayakan di jalanan ibu kota
Sementara itu, Perdana Menteri Suriah yang baru dilantik menyatakan komitmennya untuk menjaga ketenangan di negara tersebut dan siap bekerja sama dengan kepemimpinan baru yang akan dipilih oleh rakyat
Keberangkatan Assad menandai akhir dari rezim keluarga Assad yang telah berlangsung lebih dari 50 tahun. Banyak pihak internasional memantau situasi ini dengan cermat, sementara beberapa negara seperti Amerika Serikat menyatakan tidak akan campur tangan secara langsung dalam konflik ini.
Dengan situasi yang terus berkembang dan ketidakpastian mengenai nasib Assad dan keluarganya, banyak yang bertanya-tanya tentang masa depan Suriah pasca-rezim Assad.**
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (68): 550.000 Penunggang Kuda Berwajah Pucat

14 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Kapal Turis KM Feronia Terbalik Dihantam Ombak, 29 Orang Selamat Veronica Beatrix Hilang

14 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Polisi Bersama Petani Desa Cek Pertanian Jagung

14 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Sampan Angkut 37 Siswa Patah di Mentawai, Berhasil Selamat Ditolong Nelayan Sedang Lewat

14 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolres Jombang Sowan Kiai Pondok Pesantren Tebuireng

14 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kini Sudah Lahir Buku Gastronomi Berisi Catatan Kekayaan Masakan Khas Jombang

14 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Lautan Massa Padati Acara Jombang Bersholawat, Hadirkan Gus Iqdam dan Hadrah Sabilu Taubah

14 Oktober 2026 - 08:31 WIB

OTT KPK Sasar Kantor BNPB, Tangkap 14 Pejabat dan Pengusaha, Uang dan Emas Batangan

13 Oktober 2026 - 23:26 WIB

Israel Melarang Pesawat Kargo Ethiopia Mendarat, karena Pilotnya Warga Indonesia

13 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Trending di News