Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Kebakaran Kandang Ayam di Ngusikan dan Dua Warung di Diwek Jombang, Kerugian Ditaksir Rp 700 Juta

badge-check


					Rabu 2 Juli 2025 dini hari, terjadi kebakaran hebat di sebuah kandang ayam milik Galang Bagus di Dusun Jinggring, Desa/Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kebakaran itu melalap bangunan kandang ayam 400 m2 dan kematian 10.500 ekor anak ayam usia 7 hari (DOC).  Dok/ Damkar Ploso Perbesar

Rabu 2 Juli 2025 dini hari, terjadi kebakaran hebat di sebuah kandang ayam milik Galang Bagus di Dusun Jinggring, Desa/Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kebakaran itu melalap bangunan kandang ayam 400 m2 dan kematian 10.500 ekor anak ayam usia 7 hari (DOC). Dok/ Damkar Ploso

Penulis: Arief Hendro Soesatyo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Dalam Minggu I bulan Juli 2025, di kabupaten Jombang, terjadi dua kali insiden kebakaran, tanpa korban jiwa maupun luka yang menyebabkan kerugian material hingga Rp 700 juta, terjadi pada kandang ayam desa Ngusikan, 2 Juli 2025, dan kebakaran sebuah warung di Diwek,

Pertama terjadi  2 Juli 2025, kebakaran menimpa sebuah kandang ayam milik Galang Bagus (40 tahun) Ngusikan, Kecamatan Ngusikan. Lokasi kandang ayam yang terbakar di Dusun Jinggring, Desa/Kecamatan Ngusikan, Jombang.

Kebakaran tidak ada korban jiwa maupun luka. Kandang ayam seluas 400 meter persegi ludes, mengakibatkan kematian 10.500 ekor anak ayam berusia seminggu. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp600 juta.

Api diduga berasal dari korsleting listrik. Petugas pemadam kebakaran dari Pos Damkar Ploso berhasil memadamkan api setelah berjuang lebih dari dua jam. Tidak ada korban jiwa manusia dalam kejadian ini.

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 03.45 WIB oleh seorang karyawan yang melihat kepulan asap tebal dari dalam kandang.

Upaya pemadaman awal dengan alat seadanya gagal karena api sudah membesar. Pemilik kandang kemudian melaporkan kejadian ke Pos Damkar Jombang, dan petugas dari Pos Damkar Ploso segera menuju lokasi. Proses pemadaman berlangsung selama lebih dari dua jam dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30-07.30 WIB.

Penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari korsleting listrik di area kandang ayam, berdasarkan keterangan saksi dan hasil investigasi awal tim pemadam kebakaran.

Jumat sore, 4 Juli 2025 sore, terjadi kebakaran melanda dua warung di Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Jombang. warung makan milik Arifin dan warung jamu tradisional milik Siyono. Foto: istimewa

Dua Warung

Si Jagi Merah kembali mengamuk pada Jumat sore 4 Juli 2025, menimpa dua buah warung di Desa Bandung, Kecamatan Diwek. Kedua warung tersebut berdiri berdampingan di lahan milik Zainul Qomarudin, SH. Api pertama kali muncul dari dapur warung makan milik Arifin saat pemilik tidak berada di tempat, kemudian merembet ke warung jamu milik Siyono hingga kedua bangunan ludes terbakar. Diperkirakan kerugian akibat kebaaran warung itu mencapai Rp 100 juta.

Kepala Damkar Ploso, Syamsul Bahri, memberikan mengatakan bahwa kebakaran kandang ayam di Ngusikan dan kebakaran dua warung di Diwek dengan menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menangani kebakaran.

Ia menyatakan bahwa petugas dari Pos Damkar Ploso segera dikerahkan setelah menerima laporan dan berhasil memadamkan api setelah berjuang beberapa jam, meskipun kebakaran menyebabkan kerugian besar, terutama pada kandang ayam yang menghanguskan 10.500 ekor anak ayam.

Syamsul Bahri juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik atau kelalaian saat menggunakan peralatan listrik, serta pentingnya proteksi kebakaran di usaha kecil seperti warung agar kejadian serupa tidak terulang.

Secara umum, komentar Kepala Damkar Ploso menyoroti dedikasi petugas dalam penanganan kebakaran dan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta kesiapan menghadapi risiko kebakaran di lingkungan masing-masing. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Surabaya

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Menelisik Akar Terorisme (69): Kekaisaran yang Tidak Terlihat

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Trending di News