Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Restoran Teratai Indah, Menyantap Ikan Bakar Sambil Menikmati Sunset di Tepi Sungai Kakap

badge-check


					Liu Tjin Thong, pemilik Restoran Teratai Indah Sungai Kakap, Kubu Raya, Kalimantan Barat. (Foto: KREDONEWS.COM/ Hadi S Purwanto) Perbesar

Liu Tjin Thong, pemilik Restoran Teratai Indah Sungai Kakap, Kubu Raya, Kalimantan Barat. (Foto: KREDONEWS.COM/ Hadi S Purwanto)

Penulis: Khristina A Kencana Kheng | Editor: Hadi S Purwanto

MAKAN tidak sekadar karena menu yang cocok dan enak, tapi suasana tempat makan termasuk factor yang penting. Makan di restoran mewah di Tengah kota besar mungkin hal biasa, tapi Anda perlu mencoba makan di Restoran Teratai Indah di Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Restoran yang berdiri sejak 1989 itu menyajikan berbagai menu ikan laut dan seafood serta beragam menu lainnya. Restoran ini dibangun memanjang di tepian Sungai Kakap dengan tiang dari kayu belian (kayu ulin/ kayu besi kalau di Kalimantan Selatan atau di Kalimantan Timur) dan bisa menampung sekitar 500 orang lebih.

“Biasanya hari Sabtu dan Minggu restoran kami ramai pengunjung,” kata Liu Tjin Thong, pemilik restoran itu kepada KREDONEWS.COM, Selasa (10/12/2024).

Tempat ini menawarkan berbagai menu utama seperti seafood dan beberapa menu lainnya seperti ikan bakar yang dibakar dengan bumbu khas, udangyang disajikan dalam berbagai olahan, termasuk udang goreng dan udang bakar.

Ada juga kepitingdengan variasi masakan, seperti kepiting saus tiram. Cumi-cumi dimasak dengan bumbu pilihan atau digoreng tepung dan beragam menu lainnya.

Liu Menegaskan, sejak berdiri pada 1989, Restoran Teratai Indah tidak pernah membuka cabang Dimana pun. “Restoran Teratai Indah Sungai Kakap hanya ada di Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Tidak ada di tempat lain,” ujarnya.

Dikatakan, ketika awal berdiri sampai pertengahan 1990-an, usaha restorannya begitu ramai. Tapi setelah, reformasi 1998, mulai ada penurunan. “Tidak hanya sepi, tapi langsung drop,” katanya, seperti mengeluh.

Menurut Liu, sepinya pengunjung itu lantara mereka takut setelah terjadi kerusuhan 1998. Namun, beberapa tahun kemudian mulai tumbuh Kembali.

Restoran itu Kembali turun omzet Ketika terjadi Covid-19, dimana masyrakat banyak yang tidak berani keluar rumah.

Menikmati sunset di tepi Sungai Kakap dari Restoran Teratai Indah (Foto: Istimewa)

Betapapun beratnya, Liu tetap mempertahankan usaha restorannya lantaran dia harus bertanggung jawab kepada karyawannya yang juga punya keluarga.

Ikan Makin Sulit
Lebih jauh Liu menceritakan, saat ini untuk mendapatkan ikan yang baik semakin sulit. Dulu, ketika Susi Pudjiastuti masih menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) berbagai macam ikan dan seafood (bahkan lobster), begitu mudah didapat. Para nelayan sering menjual pada berbagai macam ikan tangkapan laut.

Namun, begitu Susi tidak lagi menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan, para nelayan mulai kesulitan mendapatkan ikan.

Sejumlah nelayan di sekitar Sungai Kakap menceritakan, mereka hidup lebih Makmur Ketika Susi Pudjiastuti menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan. Karena, menurut mereka, kapal-kapal nelayan dari Vietnam, Thailand, Malaysia dan Filiphina yang mencuri ikan di perairan Indonesia banyak yang ditangkap dan kapalnya dihancurkan.

“Namun sekarang, setelah Bu Susi tidak menjabat Menteri, pencurian marak lagi,” ujar seorang nelayan yang tidak mau disebut Namanya.

Para nelayan menceritakan, kapal-kapal asing pencuri ikan itu menggunakan kapal besar dan awak kapal mereka bersenjata.

“Kapal kami kecil dan kami tidak bersenjata. Kami tidak berani menghalau mereka,” keluh para nelayan.

Kondisi nelayan yang kini mulai sulit mencari ikan itu, Liu juga mendengarnya. “Habis, bagaimana lagi? Kasihan juga para nelayan itu,” tutur Liu sembari menambahkan bahwa sekarang dia kesulitan mendapatkan ikan dari para nelayan.

Restoran Teratai Indah yang dikelolanya itu, kini memang tidak seramai dulu “Yaaa, ada penurunan sekitar 40 persen,” katanya.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Disidak Inspektur Imipas: Lima Kebohongan Kalapas Cibinong Wisnu H. Putranto Terbongkar

26 September 2026 - 21:57 WIB

Efek Sidak Ombudsman, Inspektur Imipas Nonaktifkan Lima Pejabat LP Cibinong

26 September 2026 - 18:12 WIB

Terbakar Hebat, Dua Ruangan SMPN 2 Perak Ludes Dilalap Api

26 September 2026 - 15:12 WIB

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

Suhu Naik 1,2 Derajat Celcius Akibat Super El Nino, 451 Ribu Nyawa Melayang

25 September 2026 - 21:11 WIB

Ada Ruang Menyerupai Kantor Polres, RS O Smach untuk Ambil Paksa Organ Manusia

25 September 2026 - 18:55 WIB

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Trending di News