Menu

Mode Gelap

Headline

Polisi Tapin Ringkus Oknum Habaib, Gondol Uang Rp 6 Juta Plus Perhiasan Rp 100 Juta di KM 20 Trans Kalimantan

badge-check


					Tersangka pelaku mengaku sebagai habaib, berteduh di toko jalan Anjir, KM 20 Trans Kalimantan. Ditangkap, karena dilaporkan mencuri uang tunai Rp 6 juta plus perhiasan dan emas senilai Rp 10 juta. Foto: Instagram@kabarpasuruan. Perbesar

Tersangka pelaku mengaku sebagai habaib, berteduh di toko jalan Anjir, KM 20 Trans Kalimantan. Ditangkap, karena dilaporkan mencuri uang tunai Rp 6 juta plus perhiasan dan emas senilai Rp 10 juta. Foto: Instagram@kabarpasuruan.

Penulis: Mulawarman  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, KALSEL– Aparat Polres Barito Kuala, Kalimantan Selatan, mengamankan pasangan suami istri (pasutri) oknum Habib berinisial AAS (asal Pasuruan, Jawa Timur) dan istri NU (52 tahun), Jumat 13 Februari 2026.

Ia ditangkap atas dugaan pencurian uang tunai Rp6 juta serta perhiasan emas dan berlian senilai Rp100 juta di kawasan Anjir Km 20, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan.

Satuan tugas Macan Bahalap Satreskrim di Gunung Batu Binuang, Kabupaten Tapin, berhasil meringkus tersangka,  Jumat (13/2/2026) sore di kawasan Gunung Batu Binuang, Kabupaten Tapin, sekitar 40 km dari lokasi kejadian), melalui koordinasi dengan komunitas habaib Kalsel dan Satreskrim Polres Batola.

Kasi Humas Polres Tapin,  AKP Marum  membenarkan terjadi penangkapan oknum habaib itu berdsama pasangannya, Jumat 13 Februari 2026, setelah beredar viral video kejadain itu.

Peristiwa pencurian itu terekam CCTV, terjadi pada hari Selasa 10 Februari 2026,  terjadi di sebuah tokoh di  jalan Trans Kalimantan, Anjir Km 20.

Sepasang lelaki dan perempuan itu datang ke toko korban berpura-pura-pura menumpang berteduh dan salat, dengan AAS mengenakan sorban dan NU bercadar untuk menyamar.

Oknum Habib AAS dan istrinya NU kemudian minta izin menjalankan salat. Oleh pemiliknya dipersilakan.

Pada saat  elngah, pelaku memanfaatkan momen mengambil uang tunai Rp6 juta dan perhiasan emas-berlian juta dari tempat penyimpanan yang tak terkunci.

Langsung keluar toko, naik motor; korban mengejar dan tarik tas AAS, namun pelaku memukul korban lalu lari ke arah Tapin. Berusaha kabur naik motor. Namun, pemilik toko sadar dan mengenjar lalu menarik tas tersangka. Tetapi pelaku berhasil memukul  korban, sehingga terlepas.

Kemudian, korban pun mulai memviralkan CCTV rekaman saat oknum habait dan pasangannya itu datang dan melakukan tindakan kriminal. Video itu viral dan menjadi ramai di wilayah Kalimantan Selatan. Selain juga melapor kem polisi.

Polisi berbekal rekaman CCTV dam berkordinasi dengan komunitas Habaik di Kalsel, melakukan pelacakan. Pada hari Jumat, 13 Febaruari 2026, tim petugas Macan Bahalap Satreskrim di Gunung Batu Binuang, Kabupaten Tapin, berhasil menangkap tersangka.

Asal Pasuruan

Komunitas habaib Banjarmasin-Kalsel mengecam aksi oknum ini yang mencoreng nama baik. Pelaku berdomisili di Kompleks Citra Pesona Mandiri Asri I, Landasan Ulin Timur, Banjarbaru, Kalsel.

Habib Salim bin Muhammad Nunci Alkaf juru bicara komunitas habaib Banjarmasin dan Kalimantan Selatan yang mengutuk keras tindakan oknum AAS.

Ia menegaskan pelaku sebagai oknum tidak mencerminkan ajaran habaib. Ia menyatakan memeinta maaf maaf atas peristiwa yang terjadi, dan menyerahkan kasus hukumnya kepada polii. Salim menegaskan bahwa tindakan tersangka sangat tercela, menumbulkan kegaduahn dan mencorrang nama baik komunitas.

Habib Salim mewakili habaib Kalsel yang berkoordinasi dengan Polres Barito Kuala untuk menyerahkan pelaku pada 13/2/2026, agar diproses hukum harus berjalan.

Kronologi
  • Pasutri AAS (oknum Habib asal Pasuruan) bersama pasangannya perempuan berinisial NU (52 tahun) memanfaatkan cuaca hujan deras Selasa (10/2/2026) di  Jalan Trans Kalimantan, Anjir Km 20, Batola.

  • Mereka mendekati toko korban sambil berpura-pura menumpang berteduh dan salat; AAS pakai sorban, NU bercadar 

  • Saat korban lengah, pelaku mengambil uang tunai Rp6 juta dan perhiasan emas-berlian senilai Rp100 juta dari tempat penyimpanan.

  • Total kerugian sekitar Rp106 juta; pelaku langsung meninggalkan toko.

  • Korban sadar dan mengejar; menarik tas selempang AAS yang sudah naik sepeda motor.

  • AAS terjatuh, lalu menampar/pukul korban untuk melepaskan diri sebelum kabur ke arah Tapin (jarak 40-60 km).

  • Kejadian viral di medsos melalui CCTV; Polisi Polres Barito Kuala dan komunitas habaib Kalsel bergerak cepat.

  • Pasutri dilacak ke domisili Kompleks Citra Pesona Mandiri Asri I, Landasan Ulin Timur, Banjarbaru.

  • Jumat (13/2/2026) sore, ditangkap tim Macan Bahalap Satreskrim dimana pelaku berada Gunung Batu Binuang, Kabupaten Tapin.

  • Diserahkan ke Mapolres Batola; Kasi Humas AKP Marum konfirmasi menyatakan tersangka ditahan untuk penyidikan.

  • Kasus masih diproses hukum per 16/2/2026; komunitas habaib kecam aksi oknum ini. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Inilah Tahapan Fenomena Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026

16 Februari 2026 - 19:57 WIB

Jalur KA Karangjati-Gubug Grobogan Ditutup, Akibat Sungai Tuntang Meluap Rendam Rel Kereta Api

16 Februari 2026 - 19:48 WIB

Harga Sembako Jatim: Elpiji, Bawang Merah dan Cabai Naik Semua

16 Februari 2026 - 19:42 WIB

OJK Tegaskan Jual Beli Rekening Bank Ilegal dan Berisiko Pidana

16 Februari 2026 - 19:29 WIB

Menhub Batasi Truk Saat Lebaran, Keselamatan Pemudik Jadi Prioritas

16 Februari 2026 - 19:16 WIB

Sedang Nunggu Ibu di Atas Motor, Bocah 7 Tewas Dihantam Escudo di Jalur Bromo Pasuruan

16 Februari 2026 - 14:41 WIB

Kapolri Buka Pelatian GP Ansor di Bantul, Putut Prabanto: BMW Menjadi Dasar Komunikasi Banser

16 Februari 2026 - 14:01 WIB

Aktivis dan Pemerhati Sejarah Jombang tak Pernah Surut, Cak Arief: Bung Karno Lahir di Ploso!

16 Februari 2026 - 12:29 WIB

Emergency Call Caroline Badard, Seorang Polisi Militer Kanada Marc Lamy ‘Diduga Bunuh Diri’ di Hotel Labuhan Bajo

16 Februari 2026 - 11:26 WIB

Trending di News