Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Pengamanan Kilang Pertamina oleh TNI Mulai Desember 2025

badge-check


					Pengamanan Kilang Pertamina oleh TNI Mulai Desember 2025 Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

JAKARTA, KREDONEWS.COM– Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, menyatakan bahwa TNI akan mengawasi semua kilang yang dimiliki Pertamina.

Menurut Menhan, pengawasan ini merupakan bagian dari tugas yang disebut Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Pernyataan tersebut disampaikan Sjafrie setelah ia menghadiri Rapat Kerja Komisi I DPR RI yang diadakan secara tertutup. Pertemuan itu berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada hari Senin (24/11/2025).

Awalnya, Sjafrie membahas rencana penambahan kekuatan Batalyon Teritorial Pembangunan di berbagai wilayah Indonesia.

Ia kemudian menjelaskan bahwa TNI juga bertugas “Menjaga industri strategis yang mempunyai kaitan dengan kedaulatan negara. Sebagai contoh, kilang dan terminal Pertamina, ini juga bagian yang tidak terpisahkan daripada gelar kekuatan kita,” seperti dikutip dari Metro TV

Sjafrie lalu memaparkan lebih lanjut alasan di balik penjagaan kilang Pertamina. Ia menerangkan bahwa penempatan prajurit di sana tergolong sebagai pengamanan instalasi strategis negara.

Pengamanan ini direncanakan dimulai pada bulan Desember 2025 dan akan melibatkan Angkatan Darat. Selain itu, proses ini juga akan dipantau oleh Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Sjafrie menambahkan, “Kita akan laksanakan ini terhitung mulai Desember, dengan menugaskan pasukan-pasukan dari TNI Angkatan Darat dan juga akan dipantau oleh Badan Intelijen Strategis (BAIS),”

Tujuan dari pengamanan ini adalah untuk menjamin kilang minyak aman dari potensi risiko. TNI dipilih karena dinilai lebih tegas, disiplin, dan kecil kemungkinan dipengaruhi oleh pihak luar.

Penugasan ini mencakup pengawasan yang sangat ketat. Oleh karena itu, bahkan pejabat militer sekalipun tidak dapat memasuki area tersebut dengan mudah tanpa izin khusus yang ketat.

Secara keseluruhan, pengamanan yang dilakukan TNI ini bertujuan untuk menjaga aset penting negara agar dapat beroperasi secara aman dan lancar. Pengawasan ketat ini merupakan perintah langsung dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.***

TNI mulai menjaga kilang Pertamina pada Desember atas perintah Menhan Sjafrie demi memperkuat keamanan instalasi strategis negara.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Pastikan Sesuai Spek, LSM Seven Gab Bersama Dinas PU Sidoarjo Pantau Proyek Jalan Bluru

23 September 2026 - 10:27 WIB

PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim Imbas Pasokan Gas Terbatas

22 September 2026 - 20:36 WIB

Pemprov Jatim Amankan 411 Aset Idle dari Ancaman Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:07 WIB

Arahan Prabowo, Bahlil Godok Strategi Konversi Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:12 WIB

Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara

21 September 2026 - 19:02 WIB

Trending di Nasional