Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

PC Muhammadiyah Sepanjang Akuisisi RS dr Moedjito Jombang Senilai Rp 70 Miliar

badge-check


					Pelantikan direksi baru untuk mengelola RS Moedjito Jombang, setelah diakuisisi oleh PC Muhammadiyah Sepanjang, Sidoarjo. instagram@wargajombang Perbesar

Pelantikan direksi baru untuk mengelola RS Moedjito Jombang, setelah diakuisisi oleh PC Muhammadiyah Sepanjang, Sidoarjo. instagram@wargajombang

Penulis: Wibosono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG-  Pimpinan Cabang (PC) Muhammadiyah Sepanjang, Sidoarjo, Jawa Timur, mengakuisisi kepemilikan Rumah Sakit Umum (RSU) dr. Moedjito Dwidjosiswojo Jombang.  Sebelumnya, Muhammadiyah Sepanjang telah memiliki RS Khodijah dan klinik Siti Sakinah Prima.

Sebelumnya, rumah sakit ini dimiliki oleh pihak swasta dan dikelola oleh keluarga almarhum dr. Moedjito Dwidjosiswojo, yang merupakan pendirinya. Akuisisi ini dilakukan dengan harga sekitar Rp70 miliar, dan sekarang rumah sakit tersebut dikelola sebagai bagian dari amal usaha Muhammadiyah

“Salah satunya alasan akuisisi RS ini karena sudah siap, baru direnovasi. kamar-kamarnya sudah sesuai dan kita tidak perlu renovasi terlalu banyak. Untuk harga, tanyakan pada pemiliknya saja, saya tidak enak,” ungkapnya setelah acara pelantikan direksi Aumkes PC Muhammadiyah Sepanjang di halaman RSU dr Moedjito Jombang, Sabtu, 21 Desember 2024.

Hamdan mengatakan ekspansif dilakukan setelah pihaknya berhasil mengembangkan Rumah Sakit Khodijah melalui program unggulan, seperti pusat radiologi dan jantung. Progam layanan kesehatan itu juga akan dihadirkan di RS Moedjito Jombang.

RSU dr. Moedjito memiliki luas sekitar 5.700 meter persegi, di jalan Hayam Wuruk, Kepanjen, Jombang. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Muhammadiyah untuk memperluas layanan kesehatan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang berkualitas.

RSU dr. Moedjito Dwidjosiswojo didirikan pada tanggal 3 Juli 1995. Awalnya, rumah sakit ini bermula sebagai sebuah klinik bedah yang didirikan oleh dr. Moedjito Dwidjosiswojo, seorang dokter spesialis bedah pertama di Jombang. Seiring berjalannya waktu, klinik tersebut berkembang menjadi Rumah Sakit Bedah dan Obsgyn, dan akhirnya bertransformasi menjadi Rumah Sakit Umum dr. Moedjito Dwidjosiswojo

Dengan akuisisi ini, Muhammadiyah Sepanjang berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan kesehatan dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di wilayah tersebut.

Acara tersebut dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Dr.dr. Sukadiono, M.M , Ketua PDM Jombang, Dr Ir Abdul Malik MP IPU dan juga dihadiri Bupati terpilih Jombang Abah Warsubi, demikian unggah akun instagram@wargajombang. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Awas PM2.5, Dokter Piprim: Karhutla Bencana Lingkungan, Juga Ancaman Darurat Kesehatan Anak!

28 September 2026 - 19:57 WIB

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

18 Napi Kelas Kakap Ini Jadi ‘Harta Karun’ LP Cibinong Dibongkar Ombudsman

28 September 2026 - 19:01 WIB

Gerbang Ekspor Terbuka, Durian Indonesia Siap Menjadi Kekuatan Baru di Pasar China

28 September 2026 - 18:56 WIB

Subsidi LPG 3 Kg Tahun 2027 Dipangkas Jadi Rp 103,05 Triliun, Volume Penyaluran Turun

28 September 2026 - 18:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (62): Ideologi Anarki merupakan Reaksi Kejam Melawan Aturan yang Mapan

28 September 2026 - 17:47 WIB

13 dari 16 Rumah di Klaster Mewah LP Cibinong Tidak Tercatat dalam Administrasi Milik Negara

28 September 2026 - 16:58 WIB

Tutupi Kebohongan dengan Kebohongan, Wisnu Hani Sengaja Bongkar Perabot dan tidak Pasang CCTV

28 September 2026 - 15:31 WIB

Update Keracunan MBG di Batang: Korban 589 Siswa, 127 Masih Dirawat, SPPG Dihentikan 30 Hari

27 September 2026 - 20:16 WIB

Trending di News