Menu

Mode Gelap

Headline

Pakar Siber Teguh Aprianto: Tersangka Bukan Bjorka, Cuma Mengaku-aku!

badge-check


					Sungguh menyedihkan enam bulan kerja polisi untuk mengungkap pelaku pembobolan situs penting di Indonesia: Bjorka. Namin tersangka pemuda di Minahasa, Sulawesi Utara, berinisial WFT, 21,, diiindikasikan bukan Bjok sesunggunya. Perbesar

Sungguh menyedihkan enam bulan kerja polisi untuk mengungkap pelaku pembobolan situs penting di Indonesia: Bjorka. Namin tersangka pemuda di Minahasa, Sulawesi Utara, berinisial WFT, 21,, diiindikasikan bukan Bjok sesunggunya.

Penulis: Yusran Hakim   |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Menurut pakar keamanan siber Teguh Aprianto, pria berinisial WFT yang ditangkap polisi dan diklaim sebagai hacker Bjorka,  sebenarnya hanyalah orang yang mengaku-ngaku atau peniru alias impersonator.

“Polisi dengan pedenya bilang kalau mereka nangkap Bjorka terus konpers seakan-akan yang ditangkap itu kasus yang wah banget,” tulis Teguh di akun X pribadinya @secgron, dikutip pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Menurutnya, WFT hanyalah orang yang suka memposting ulang atau me-repost postingan orang lain di akun media sosialnya.

Ia juga menyebut bahwa WFT hanya mengaku-ngaku sebagai Bjorka. “Padahal yang ditangkap itu cuma bocah yang selama ini ngaku-ngaku jadi Bjorka dan bocah yang suka repost thread orang lain.”

Teguh juga menjelaskan bahwa akun @bjorkanesiaaa yang diduga milik WFT memiliki afiliasi dengan akun lain di platform DarkForums dengan nama pengguna Skywave yang memiliki riwayat menjadi peniru, sering memakai nickname orang lain, termasuk mengaku sebagai Bjorka.

Data yang diunggah oleh akun tersebut diduga bukan hasil kerja sendiri melainkan hanya mengunggah ulang data bocoran dari akun bernama Black yang aktif di BreachForums.

Wakil Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya juga menyatakan belum dapat memastikan apakah WFT adalah Bjorka asli, dengan kemungkinan persentase 50 berbanding 50.

Jadi, Teguh menilai WFT bukan Bjorka asli, melainkan seseorang yang suka berpura-pura menjadi Bjorka dan mengunggah data hasil pembobolan dari orang lain.

Teguh. Sabtu 4 Okotober 2025,  menjelaskan bahwa yang ditangkap itu bukan Bjorka asli, tapi seseorang yang suka berpura-pura menjadi orang lain, termasuk memakai nickname Bjorka.

Bukti pendukungnya adalah akun-akun yang digunakan WFT memang memiliki rekam jejak sebagai peniru dan mengunggah ulang data hasil pembobolan dari pihak lain, bukan hasil kerja sendiri.

Bahkan Bjorka asli sendiri membantah ia telah ditangkap polisi dan masih aktif di media sosial. Teguh menegaskan penangkapan itu lebih mirip menangkap seorang pemuda yang mengaku sebagai Bjorka, bukan hacker Bjorka yang sesungguhnya.

Berdasarkan penyelidikan dan pengamatan Teguh, modus operandi WFT lebih mirip pemuda yang mengaku-ngaku sebagai Bjorka, bukan sosok hacker Bjorka yang viral dan sebenarnya. **

 

 

**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perang Iran Vs Israel: Sudah Tersurat Dalam Quran 1400 Tahun Silam

14 Maret 2026 - 15:44 WIB

Polisi Ringkus Pemuda Berambut Pirang Asal Kediri, Pembacok Mbah Muchsin Lansia 70 Tahun

14 Maret 2026 - 15:06 WIB

Maling Bobol Dua Kantor KDMP di Desa Ringinlarik Boyolali, Pelaku Belum Ditangkap

14 Maret 2026 - 14:05 WIB

Merespon Sinyal Krisis Ekonomi, Purbaya: Analis Gunakan Data Usang

14 Maret 2026 - 10:58 WIB

Harga BBM Tinggi, Presiden Prabowo Keluarkan Wacana WFH 4 Hari Semingu

14 Maret 2026 - 10:16 WIB

Hotel Mira Ajyad 300 M dari Masjidil Haram Terbakar, Langganan Jamaah Indonesia

14 Maret 2026 - 00:28 WIB

KPK Menyita Uang dan Aset Yaqut Total Senilai Rp 100 Miliar

13 Maret 2026 - 23:36 WIB

Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak Barat, CENTCOM Bantah Kena Tembak

13 Maret 2026 - 19:29 WIB

Luka Bakar 24 % dan Operasi Retina Mata, Wakor KontraS Andrie Yunus Korban Penyiraman Air Keras

13 Maret 2026 - 18:28 WIB

Trending di News