Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Nilai Rp 24 Triliun, Kadin Desak Presiden Prabowo Batalkan Impor Mobil dari india

badge-check


					Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin, Saleh Husin, melalui keterangan pers setelah berdiskusi dengan pelaku industri otomotif dan asosiasi terkait, Minggu 22 Febaruari 2026. Foto: ist Perbesar

Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin, Saleh Husin, melalui keterangan pers setelah berdiskusi dengan pelaku industri otomotif dan asosiasi terkait, Minggu 22 Febaruari 2026. Foto: ist

Penulis: Yusran Hakim  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Kadin Indonesia memang mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk membatalkan rencana impor 105.000 unit mobil pick-up dari India senilai Rp24,66 triliun.

Kadin khawatir impor kendaraan niaga dalam bentuk Completely Built Up (CBU) ini akan merugikan industri otomotif nasional yang sedang berkembang, karena mengancam produksi lokal.

Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin, Saleh Husin, menyatakan hal ini setelah berdiskusi dengan pelaku industri dan asosiasi terkait, Minggu 22 Febaruari 2026.

Rencana impor dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dengan pengiriman bertahap sepanjang 2026. Kendaraan tersebut mencakup pick-up 4×4 dari Mahindra & Mahindra serta Tata Motors, senilai total Rp24,66 triliun.

Saran Alternatif

Kadin menyarankan pemerintah prioritaskan produksi domestik melalui instrumen fiskal dan pengadaan, serta impor hanya untuk spesifikasi yang belum tersedia di Indonesia. Hal ini diharapkan memperkuat logistik desa sekaligus industri lokal.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana impor 105,000 unit mobil pick-up senilai Rp24,66 triliun dari India yang akan digunakan untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memang mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk membatalkan rencana impor 105.000 unit mobil pick-up dari India senilai Rp24,66 triliun.

Kadin menilai impor Completely Built Up (CBU) ini berpotensi mematikan industri otomotif lokal yang sedang berkembang, karena tidak sejalan dengan program hilirisasi dan industrialisasi nasional.

Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin, Saleh Husin, menyatakan bahwa industri dalam negeri sudah mampu memenuhi kebutuhan tersebut setelah diskusi dengan pelaku usaha dan asosiasi.

Impor dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), mencakup pick-up 4×4 dari Mahindra & Mahindra serta Tata Motors, dengan pengiriman bertahap sepanjang 2026. Hingga kini, sekitar 200 unit sudah tiba di Indonesia, tapi Kadin menekankan prioritas produk lokal untuk tingkatkan TKDN dan lapangan kerja.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemkab Jombang Gelar Upacara Sumpah Pemuda, Ini Daftar Penghargaan Pemuda Berptestasi

28 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Truk Angkut 14 Sapi Tabrak Dua Truk, hingga Terguling di Perak Jombang

28 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Kinerja Disdikbud 2026, Wor Windari: Rerata Lama Sekolah di Jombang 9,15 Tahun Lampaui Program Nasional

28 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Meriahkan Operasi Patuh Semeru 2026 Satlantas Polres Gresik Bagikan Cokelat

28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Pemkab Gresik Lakukan Seleksi Sertifikasi BNSP Pelaku Kuliner

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Catat, Daftar Rute dan Kota Tujuan Mudik Gratis Nataru

27 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Mendadak Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, Kunjungi Jakarta

27 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Kemnaker Resmi Buka Pendaftaran Magang Nasional Batch 3 Angkatan II 2026

27 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Terjaring Operasi Patuh di Lumajang, Pelajar Nekat Terobos Hingga Menabrak Jatuh Wanita Polantas

27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Trending di News