Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Musrenbang Jombang: 2027 Tiap Dusun Warga Diberi Stimulan Rp 5 Juta untuk Modal Usaha

badge-check


					Pembkab Jombang giat keliling melakukan Musrenbang. Dimasukkan rencana untuk mengentas kemiskinan ekstrem. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Pembkab Jombang giat keliling melakukan Musrenbang. Dimasukkan rencana untuk mengentas kemiskinan ekstrem. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Elok Apriyanto   |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Bupati Jombang Warsubi memimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 , melibatkan delegasi dari lima kecamatan, yakni Peterongan, Sumobito, Kesamben, Mojoagung, dan Jogoroto.

Musrenbang ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan usulan pembangunan dari tingkat desa dengan prioritas pembangunan daerah hingga nasional.

Bupati Warsubi menegaskan bahwa Musrenbang RKPD 2027 memiliki peran krusial dalam mendukung agenda nasional, khususnya pengentasan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Musrenbang adalah momentum penajaman dan kesepakatan usulan pembangunan. Seluruh program harus terintegrasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Warsubi, Kamis (5/2/2026).

Ia menegaskan untuk tahun 2027, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mengusung tema “Integrasi Pengembangan Industri dan Perdagangan dengan Sektor Primer”.

Tema ini diarahkan untuk menjadikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai fondasi utama yang terhubung langsung dengan industri pengolahan serta pasar digital.

Sebagai bentuk transparansi, Bupati Warsubi memaparkan capaian pembangunan tahun 2026 yang merupakan hasil Musrenbang tahun sebelumnya.

Program tersebut meliputi peningkatan jalan di sejumlah ruas strategis serta pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di lima kecamatan peserta Musrenbang.

Lebih lanjut, Warsubi mengumumkan transformasi kebijakan melalui skema Prioritas Kecamatan dan program Desa Mantra (Desa Maju dan Sejahtera).

Setiap kecamatan akan mendapatkan alokasi anggaran peningkatan jalan kabupaten sebesar Rp1 miliar dan PJU sebesar Rp200 juta.

Dalam upaya mempercepat kemandirian ekonomi masyarakat, Pemkab Jombang juga meningkatkan target penciptaan wirausaha baru. Jika sebelumnya satu wirausaha per dusun, kini ditargetkan menjadi tiga wirausaha baru di setiap dusun.

“Kami ingin setiap dusun memiliki penggerak ekonomi. Melalui stimulan modal Rp5 juta per orang, masyarakat didorong memulai usaha mikro produktif, misalnya budidaya puyuh yang nantinya bisa berkembang,” jelas Warsubi.

Ia menambahkan, fokus pemerintah bukan sekadar pemberian modal, melainkan penciptaan lapangan kerja berkelanjutan dari tingkat akar rumput.

“Upaya ini berkontribusi terhadap penurunan angka pengangguran di Jombang,” paparnya.

Bupati Warsubi mencatat, angka pengangguran pada akhir 2024 mencapai 28.700 jiwa, kemudian turun menjadi 25.600 jiwa pada tahun 2025 atau berkurang sekitar 3.100 jiwa.

“Dengan sinergi pemerintah dan sektor swasta yang memprioritaskan tenaga kerja lokal, diperkirakan sekitar 6.100 lapangan kerja baru tercipta,” katanya.

Warsubi berharap seluruh delegasi menghasilkan kesepakatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami berharap peran kecamatan semakin kuat sebagai simpul pembangunan demi mewujudkan Jombang yang Maju dan Sejahtera untuk Semua,” tutur Warsubi.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji menegaskan bahwa usulan RKPD 2027 akan difokuskan pada dua sektor utama, yakni pembangunan infrastruktur jalan dan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Selain itu, Kabupaten Jombang juga akan memperkuat pengelolaan sampah melalui pembentukan Bank Sampah hingga tingkat RT, sejalan dengan arahan Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional.

“Bank Sampah akan digerakkan hingga tingkat RT dengan alokasi anggaran Rp3,2 juta per RT. Desa bertindak sebagai koordinator agar sampah tidak hanya terkelola, tetapi juga memiliki nilai ekonomi,” pungkas Hadi. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Tim Ombudsman Sidak ke LP CIbinong: Temukan Bangunan Mirip Hotel dan Deretan Mobil Mewah!

24 September 2026 - 15:32 WIB

Trending di News