Menu

Mode Gelap

Headline

Moratorium Jaringan FO di Jombang, Endro Wahyudi: Akan Diberlakukan Satu Tiang Bersama

badge-check


					Pemkab Jombang menggalakkan penertiban pemasangan kabel wfifi yang tidak standar. Ke depan juga akan diberlakukan moratorium izin, serta memberlakukan aturan tiang bersama. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto Perbesar

Pemkab Jombang menggalakkan penertiban pemasangan kabel wfifi yang tidak standar. Ke depan juga akan diberlakukan moratorium izin, serta memberlakukan aturan tiang bersama. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG-  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang dalam waktu dekat akan memberlakukan moratorium pemasangan jaringan fiber optic (FO).

Kebijakan ini diambil sebagai langkah penataan infrastruktur telekomunikasi yang selama ini dinilai belum tertib dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat di ruang publik.

Moratorium pemasangan tiang internet di Jombang tersebut tengah diformalkan melalui penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur penghentian sementara pemasangan jaringan FO sekaligus penataan kabel yang sudah terpasang di sejumlah ruas jalan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jombang, Endro Wahyudi, mengatakan revisi regulasi perizinan pemasangan tiang fiber optic saat ini sedang dilakukan.

Revisi tersebut dinilai penting karena aturan sebelumnya belum mengatur secara spesifik terkait konsep tiang bersama.

“Saat ini kami menyusun revisi perbup terkait izin pendirian tiang fiber optic. Regulasi yang terbit pada 2024 belum mengatur penggunaan tiang bersama,” ujar Endro, Jumat (23/1/2026).

Menurut Endro, proses penyusunan revisi Perbup dilakukan secara lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dengan melibatkan Bagian Hukum Setdakab Jombang, DPMPTSP, serta Dinas PUPR.

“Pembahasan masih berjalan bersama Bagian Hukum, DPMPTSP, dan PUPR. Kemarin sempat ada penyesuaian struktur jabatan, sehingga draf regulasi juga perlu disesuaikan kembali,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jombang, Bayu Pancoroadi, menegaskan bahwa moratorium pemasangan FO bertujuan untuk menata ulang jaringan agar lebih rapi sebelum izin baru kembali dibuka.

“Kami hentikan sementara pemasangan karena ingin melakukan pembenahan lebih dulu. Setelah jaringan tertata rapi, kabel aman, dan kesepakatan penggunaan tiang bersama antarprovider jelas, barulah moratorium dicabut,” kata Bayu.

Ke depan, penataan jaringan fiber optic di Jombang akan mengedepankan skema penggunaan tiang bersama guna mengurangi kepadatan tiang di satu ruas jalan. Jumlah tiang akan disesuaikan dengan jumlah penyedia layanan internet yang beroperasi.

“Misalnya ada empat provider di satu ruas jalan dengan total 12 tiang, maka akan dibagi rata. Satu provider menyediakan tiga tiang yang bisa dimanfaatkan secara bersama,” terangnya.

Tak hanya penataan fisik, Pemkab Jombang juga akan mengubah mekanisme perizinan. Seluruh proses perizinan pemasangan jaringan FO nantinya dilakukan secara terpusat melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) DPMPTSP Jombang.

“Semua permohonan izin kabel fiber optic akan masuk melalui MPP. Pemohon cukup datang ke sini, selanjutnya kami fasilitasi pembahasan dengan OPD teknis, termasuk perhitungan retribusi,” tuturnya.

Bayu menambahkan, kebijakan moratorium ini juga didorong oleh aspek keselamatan pengguna jalan.

Ia menyinggung adanya insiden kabel fiber optic terpasang rendah yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas di Jalan Kapten Piere Tendean, Pulo Lor, Jombang.

“Penataan ini krusial agar kejadian serupa tidak terulang dan keselamatan masyarakat tetap terjaga,” kata Endro. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Era Baru Hukum Pidana: Tidak Harus Berakhir di Penjara

26 Januari 2026 - 22:46 WIB

Ada di Lokasi Sebelum Lula Lahfah Meninggal, Polisi Periksa Reza Arap sebagai Saksi

26 Januari 2026 - 21:48 WIB

Kejaksaan Ringkus Buron 4 Tahun dari Jombang, Hariyono Jualan Pecel di Karawang

26 Januari 2026 - 20:22 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Residivis Curanmor, Sita 34 Barang Bukti Motor

26 Januari 2026 - 20:04 WIB

Kasus Hukum Hogi Minaya, Kajari Sleman Tempuh Jalur Restorativie Justice Sepakat Damai

26 Januari 2026 - 19:45 WIB

Tolak Polri di Bawah Kementrian, Jenderal Listyo Sigit: Lebih Baik Saya Jadi Petani Saja!

26 Januari 2026 - 18:52 WIB

Kabur Lompat Pagar 4 M, Tim Rutan Nganjuk Tangkap Kembali Napi Hairul Sembunyi di Tumpukan Jerami

26 Januari 2026 - 18:18 WIB

YLKI Soroti Risiko Skema Cicilan Tadpole

26 Januari 2026 - 17:46 WIB

Polisi Meringkus ASN Pemkab Gresik Pelaku Pelempar Bus Trans Jatim, karena Emosi Hampir Terserempet

26 Januari 2026 - 17:40 WIB

Trending di Headline