Penulis: Reynaldi Pranata | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, DENPASAR– Insiden kebakaran melanda 10 unit villa, lobby, dan Villa Bilabong di Jl. Labuan Sait, Banjar Dinas Tengah, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Kamis 1 Januari 2026 pukul 00.47 WITA.
Kebakaran ini terjadi pada saat pergeseran tahun 2025 ke tahun baru 2026 baru bergerakan 47 detik. Kebakaran diduga dipicu percikan kembang api saat perayaan malam tahun baru yang mengenai atap villa berbahan mudah terbakar.
Laporan diterima pukul 00.49 WITA, tim damkar tiba lima menit kemudian dan langsung memadamkan api yang cepat meluas ke 10 unit villa plus lobby.
Sebanyak 7 mobil damkar dari berbagai pos seperti Pos Induk BW 19, Pos Puspem BW 14, dan lainnya dikerahkan. Api berhasil dipadamkan setelah 3 jam 3 menit hingga 3,5 jam, dengan luas terdampak sekitar 10 are.
Kerugian material ditaksir mencapai Rp3 miliar, sementara Villa Bilabong di dekat lokasi berhasil diselamatkan. Tidak ada korban jiwa dilaporkan, dan pemilik vila bernama Made T (60) selamat. Satpam sempat menegur penghuni agar tidak menyalakan kembang api sebelum insiden.
Penyebab pasti kebakaran belum ditentukan secara resmi dan masih dalam penyelidikan. Dugaan awal menunjuk pada percikan kembang api yang menyambar atap villa saat perayaan malam tahun baru, meski satpam sempat menegur penghuni untuk tidak menyalakannya.
Polisi masih melakukan penyelidikan kemungkinan akan melibatkan saksi seperti pemilik villa Made T dan satpam untuk mengonfirmasi kronologi.
Komang, juru bicara Damkar Badung, mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dan kerugian mencapai Rp3 miliar, dengan dugaan penyebab percikan kembang api yang menyambar atap villa.
Villa Bilabong di sebelah berhasil diselamatkan berkat upaya lokal api, sementara pemilik villa Made T (60) aman. Pernyataan ini disampaikan langsung dari lokasi, menekankan respons cepat meski api melahap 10 unit villa dan lobby seluas 10 are.
I Nyoman Suardana menjelaskan respons cepat melibatkan 7 mobil damkar dari berbagai pos, memadamkan api dalam 3 jam 3 menit tanpa korban jiwa. Ia juga menyebut kerugian Rp3 miliar dan dugaan penyebab kembang api, serta konfirmasi pemilik villa Made T selamat. **






