Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Martabak: Dari Timur Tengah ke Meja Makan Orang Indonesia

badge-check


					Martabak Telur Perbesar

Martabak Telur

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Martabak jadi salah satu jajanan paling hits di Indonesia. Mau malam minggu atau sekadar nongkrong, martabak selalu jadi pilihan. Ada dua jenis yang paling populer: martabak manis dengan topping melimpah, dan martabak telur yang gurih bikin nagih. Tapi ternyata, martabak bukan asli Indonesia.

Martabak berasal dari Timur Tengah dan India. Kata “martabak” sendiri dari bahasa Arab muttabaq yang artinya “dilipat.” Di India, martabak dikenal sebagai paratha atau murtabak, biasanya berupa roti pipih berlapis dengan isian daging cincang dan rempah. Sementara di Yaman dan Timur Tengah, bentuknya lebih mirip roti isi.

Martabak dibawa oleh pedagang Muslim dari India dan Timur Tengah ke pesisir Sumatra dan Jawa sekitar abad ke-19. Dari situ, martabak mengalami modifikasi sesuai selera lokal. Lahirlah dua varian utama:

-Martabak Telur: mirip versi India, dengan kulit tipis dan isian daging, telur, daun bawang, plus bumbu rempah.
– Martabak Manis: terinspirasi dari kue Tionghoa Hok Lo Pan. Adonannya tebal dan lembut, lalu diberi topping cokelat, kacang, keju, sampai susu kental manis.

Martabak di Indonesia terus berinovasi. Beberapa kreasi yang populer antara lain:
– Martabak telur modern dengan topping keju, saus pedas, atau daging asap.
– Martabak manis kekinian dengan Nutella, Ovomaltine, Oreo, hingga matcha.
– Martabak mini untuk porsi personal.
– Martabak mozzarella dengan sensasi gurih creamy.

Dari Timur Tengah dan India, martabak bertransformasi jadi makanan favorit di Indonesia. Ia bukan sekadar camilan, tapi juga bukti akulturasi budaya yang kaya. Dengan industri kuliner yang terus berkembang, martabak kemungkinan akan terus hadir dalam bentuk-bentuk baru yang makin kreatif.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

“The Lisa Effect”: Strategi Ekonomi Pariwisata Thailand Hasilkan Nilai Publisitas Rp258 Miliar

1 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Jatim Park Group dan Investor Malaysia Bangun Aquarium Underwater Senilai Rp120 Miliar

24 September 2026 - 20:11 WIB

Adegan Berani Nana di “The Scandal” Picu Perdebatan Netizen

22 September 2026 - 19:55 WIB

Solar MAMAMOO Jadi Korban Teror Kursi Terbang di Los Angeles

20 September 2026 - 18:10 WIB

Baifern Pimchanok Siap Menghibur di Film Action-Romance Terbaru ‘My Dearest Assassin’

15 September 2026 - 18:07 WIB

Miss Indonesia Audrey Bianca Raih Prestasi di Panggung Dunia

8 September 2026 - 18:59 WIB

Inilah Putri Bungsu, Tercantik dan Pintar Sultan Brunei

2 September 2026 - 19:18 WIB

Mi Goreng, Paling Disuka Konsumen Indonesia

30 Agustus 2026 - 19:19 WIB

KPJ Perdana Kelantan Bangun Gedung Baru 13 Lantai, Siap Menyambut Ledakan Pasien

28 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Trending di Headline