Menu

Mode Gelap

Nasional

Mantan Pimpinan KPK: Lamanya Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

badge-check


					Mantan pimpinan KPK, Bambang Widjojanto soroti lamanya penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji. (YouTube Bambang Widjojanto)

Perbesar

Mantan pimpinan KPK, Bambang Widjojanto soroti lamanya penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji. (YouTube Bambang Widjojanto)

Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Kardiyono

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 masih diselidiki KPK. Sejumlah pihak, mulai dari mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas, pengusaha travel, hingga ustaz Khalid Basalamah, telah dimintai keterangan.

Namun, hingga kini belum ada tersangka diumumkan.

Mantan pimpinan KPK 2011–2015, Bambang Widjojanto, menilai kebijakan lembaga antirasuah kini berbeda.

“Dulu, begitu naik dari penyelidikan ke penyidikan, tersangka langsung ditetapkan,” ujarnya dalam podcast, Minggu 28 Desember 2025.

Ia menyoroti ketidakpastian publik karena kasus sudah masuk tahap penyidikan tanpa tersangka.

Bambang menyebut kasus ini berawal dari DPR yang berseteru dengan Kemenag, bahkan menyeret nama Presiden Joko Widodo serta organisasi Islam besar.

Ia menegaskan, banyak pihak dipanggil, termasuk ratusan biro travel umrah dan haji.

Kasus bermula dari tambahan kuota 20.000 jemaah dari Arab Saudi.

Berdasarkan UU No. 8/2019, seharusnya 92 persen untuk jemaah reguler dan 8 persen untuk khusus.

Namun, realisasi justru 50:50, hingga muncul dugaan aliran dana untuk mempercepat keberangkatan.**

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BGN Usulkan Efisiensi MBG, Hemat Rp40 Triliun

25 Maret 2026 - 18:53 WIB

Klaim Pemerintah 20% Hemat BBM Dinilai Berlebihan

25 Maret 2026 - 18:43 WIB

WFH Satu Hari Sepekan Bisa Tekan Pendapatan Pengemudi Ojol Hingga 20%

24 Maret 2026 - 20:37 WIB

Ini Jadwal Operasional Bank Pasca-Lebaran

23 Maret 2026 - 20:14 WIB

Harga Pangan Kompak Naik Usai Lebaran, Harga Cabai Rp131 Ribu

23 Maret 2026 - 19:53 WIB

Jasa Marga Siapkan Diskon Tarif Tol untuk Kendalikan Arus Balik

23 Maret 2026 - 15:32 WIB

58 Bus Mudik Gratis Jatim Antar Perantau Pulang Kampung

18 Maret 2026 - 21:22 WIB

Macet Parah di Gilimanuk, Pemudik Asal Kebumen Meninggal Dunia

18 Maret 2026 - 17:18 WIB

Garuda Buka Suara Soal Tiket Palangkaraya-Jakarta Rp 200 Juta

17 Maret 2026 - 21:09 WIB

Trending di Nasional