Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDOINEWS.COM, SERANG BANTEN – Bayangkan lagi di toilet kampus, tiba-tiba sadar ada yang ngintip dan rekam lewat celah pintu. Itulah yang dialami seorang dosen perempuan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untirta, di Gedung B Kampus Pakupatan, Kota Serang.
Pelakunya? Mahasiswa Untirta berinisial MZ, yang kini diamankan security setelah ketahuan basah kena tangan pada Selasa, 1 April 2026 sekitar pukul 12.55 WIB.
Dosen itu langsung gigit telanjang MZ dan giring ke kantor security. Begitu berita menyebar, ratusan mahasiswa berkerumun, teriak-teriak “DO… DO… DO!” sambil coba pukul pelaku.
Untungnya, teman-temannya angkat MZ yang sudah nutup muka sambil nangis. “Lho kok menangis!” sindir salah satu mahasiswi di kerumunan.
Pemeriksaan ponsel MZ bikin merinding: isinya banyak video serupa, diduga korban lain. MZ sempat coba kabur sambil ngaku bukan mahasiswa Untirta, tapi teriakan dosen mendatangkan massa dan security.
Kronologi
Satgas PPKS Untirta langsung ambil alih, kasih pendampingan psikologis dan hukum buat korban, plus lapor ke polisi. Sub Koordinator Humas Adhitya Angga Pratama bilang penanganan super cepat, tapi sanksi internal nunggu rekomendasi Satgas.
Presiden Mahasiswa Muhammad Ridham tuntut transparansi penuh, proses tuntas, plus evaluasi fasilitas toilet campur yang rawan celah pelecehan. “Harus segera diperbaiki!” tegasnya.
BEM dan FISIP Untirta juga desak penyelidikan serius serta lindungi korban. Hingga Kamis, 3 April 2026, MZ belum ditetapkan tersangka oleh polisi.
Polres Serang belum beri keterangan resmi soal penyelidikan. Kampus siap kasih sanksi disiplin, dan kalau polisi lanjut, bisa kena pidana juga. Satgas tetap fokus dampingi korban dan cek bukti video di ponsel MZ. **







