Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Koma Selama 20 Tahun, Orang Tua Pangeran Al Waleed Optimistis Anaknya akan Tersadar Kembali

badge-check


					Pangeran Kerajaan Arab Saudi, Khaled al-Saud setiap hari mendoakan dan menemani anaknya Al Waleed yang sudah 20 tahun koma akibat kecelakaan di London 2005 silam. Instagram@fyifact and merindink Perbesar

Pangeran Kerajaan Arab Saudi, Khaled al-Saud setiap hari mendoakan dan menemani anaknya Al Waleed yang sudah 20 tahun koma akibat kecelakaan di London 2005 silam. Instagram@fyifact and merindink

Penulis: Jacobus E. Lato  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, RIYADH– Dia adalah Al Waleed, salah satu keturunan raja Saudi yang terbaring koma usai mengalami kecelakaan pada 2005.

Sudah 20 tahun berlalu, Al Waleed masih belum membuka matanya. Meski begitu, seluruh keluarga besar kerajaan menolak menyerah atas kondisinya.

Sang ayah, Pangeran Khaled, optimis anaknya akan terbangun suatu hari nanti. Bila ditakdirkan meninggal dunia, maka usai kecelakaan sang pangeran bisa saja tak terselamatkan nyawanya.

Setiap hari ia dan seluruh keluarga besar datang untuk mendoakan Al Waleed.

Ayahnya, Khaled bin Talal, menemaninya selama 2 tahun pertama dan 4 tahun berikutnya di rumah sakit, sementara ibunya tinggal bersamanya selama 2,5 tahun pertama.

Keluarga Pangeran Al-Waleed juga mendatangkan dokter dari Amerika Serikat dan Spanyol untuk memberikan perawatan khusus1. Kamar tempat perawatan Pangeran Al-Waleed dihiasi dengan bendera hijau dan ornamen-ornamen hiasan.

Meskipun Pangeran Al-Waleed bin Khaled Al-Saud menunjukkan beberapa pergerakan pada tahun 2019 dan 2020, keluarganya mengkonfirmasi bahwa belum ada perkembangan signifikan pada kesehatannya. 

Pada Mei 2019, ia terlihat menggerakkan kepalanya ke kiri dan kanan.  Kemudian, pada Oktober 2020, sebuah video menunjukkan ia menggerakkan jari-jarinya setelah diajak berbicara oleh bibinya, Putri Noura binti Talal. 

Putri Rima binti Talal juga membagikan foto terbaru Al-Waleed pada 20 April 2024, setelah beberapa tahun tidak memberikan kabar mengenai kondisinya. 

Meskipun ada harapan yang muncul dari pergerakan tersebut, kondisi Al-Waleed secara keseluruhan belum menunjukkan perubahan besar

Al-Waleed yang mengalami kecelakaan pada tahun 2005 adalah Al-Waleed bin Khaled Al-Saud, bukan Al-Waleed bin Talal. Al-Waleed bin Khaled Al-Saud mengalami koma akibat perdarahan otak setelah kecelakaan mobil di London saat sedang menempuh pendidikan di sekolah militer.

Setelah kecelakaan itu, ia dikenal sebagai “Sleeping Prince” karena koma yang berkepanjangan. Karena koma yang dialaminya sejak 2005, Al-Waleed bin Khaled Al-Saud tidak dapat melakukan apapun, kecuali berbaring di atas tempat perawatan di rumahnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jembatan Rp3 Miliar Kudu-Ngusikan Rampung 70,9 Persen, Warsubi Permudah Lalu Lintas dan Ekonomi

26 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Pinsar Usulkan Zonasi Harga untuk Atasi Anomali Harga Telur Ayam

26 Oktober 2026 - 19:30 WIB

PKK Jombang Meraih 2 Penghargaan di Malang: Lomba Video dan Kader Pendamping ASI Eksklusif

26 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Tiga Bulan Gelar Operasi Sarang Narkoba, Polres Jombang Ungkap 41 Kasus 

26 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Kapolres Jombang Ajak Jemaat Gereja Jaga Kamtibmas

26 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Rumah Usaha Kasur Terbakar Merembet ke Rumah Tetangga di Mancilan, Fatkhur Alami Kerugian Rp800 Juta

26 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Prajurit TMMD 130 Selesaikan Bangun Jalan, Permudah Akses Ekonomi Warga Klitih Plandaan

26 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Kendarai Motor Matic Tiga Remaja Masuk Kolong Truk, Satu Orang Tewas di Jogoloyo Sumobito

25 Oktober 2026 - 21:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (72): Praktek TWK Hancurkan Bisnis Lawan

25 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Trending di News