Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, MOJOKERTO– Dalam susana hujan, Sabtu sore, 3 Januari 2026, sebuah keranda jenazah di makam umum dusun Sumberpandan, desa Mojotamping, Bangsal, Kabupaten Mojokerto, hangus terbakar saat hujan deras turun.
Kebakaran terjadi di tengah cuaca ekstrem dengan hujan lebat, yang membuat warga setempat terkejut karena api muncul secara tiba-tiba. Warga menduga sambaran petir menjadi penyebab utama, mengingat kondisi hujan deras disertai petir menggelegar sesaat sebelum kejadian.
Meski belum ada penyelidikan resmi yang disebutkan, dugaan kuat berasal dari sambaran petir yang menyambar keranda kayu di makam tersebut.
Tidak ada korban jiwa dilaporkan, tetapi peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga lokal terkait keamanan makam selama musim hujan.
Laporan dari media sosial dan video menunjukkan warga setempat hanya menduga penyebabnya adalah sambaran petir di tengah hujan deras, tanpa kutipan langsung dari tokoh masyarakat seperti RT/RW atau kades. Tidak ada informasi penyelidikan awal atau konferensi pers dari pihak desa yang tercatat hingga saat ini.
Peristiwa ini masih sangat baru (kemarin sore), sehingga respons resmi mungkin baru muncul dalam laporan berita lanjutan atau pengumuman desa. Warga lokal terlihat terkejut, tapi fokus berita lebih pada dugaan petir daripada pernyataan pejabat. **






