Menu

Mode Gelap

Headline

Kabur Lompat Pagar 4 M, Tim Rutan Nganjuk Tangkap Kembali Napi Hairul Sembunyi di Tumpukan Jerami

badge-check


					Empat hari berhasil menghirup udara bebas, Moh Hairul, 30, berhasil ditangp kembali oleh petugasd Rtutan Nganjuk, bersembunyi di sebuah kandang sapi di Baaron, Senin 26 Januari 2026. Foto: infonganjuk Perbesar

Empat hari berhasil menghirup udara bebas, Moh Hairul, 30, berhasil ditangp kembali oleh petugasd Rtutan Nganjuk, bersembunyi di sebuah kandang sapi di Baaron, Senin 26 Januari 2026. Foto: infonganjuk

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, NGANJUK–   Tim pemburu dari  rumah tahanan negara (Rutan) Kelas IIB Nganjuk, Jawa Timur, Senin 26 Januari 2026,  menyatakan telah keberhasilan penangkapan kembali narapidana bernama Mochammad Haiurl, 26,  yang melarikan diri sejak  Kamis, 22 Januari 2026.

Melalui operasi pengejaran intensif selama empat hari, pelarian tersebut berakhir di kawasan Ringin Kembar, Kecamatan Baron, pada Senin pagi, 26 Januari 20925.

Operasi pengamanan ini merupakan representasi dari koordinasi taktis yang solid antara jajaran internal Rutan Nganjuk dengan dukungan penuh dari Polres Nganjuk, Kodim 0810 Nganjuk, Rutan Kelas IIB Gresik, Lapas Kelas I Surabaya, serta partisipasi aktif dari masyarakat Nganjuk.

Kepala Rutan Kelas IIB Nganjuk, Arief Budi Prasetya, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat.

Rangkaian operasi pada Senin dini hari melalui pengintaian strategis berdasarkan informasi intelijen dan laporan warga. Tim gabungan segera melakukan penyisiran menyeluruh di area sekitar kediaman yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.

Ketelitian petugas di lapangan mencapai titik krusial pada pukul 05.48 WIB. Saat melakukan pemeriksaan mendalam di sebuah kandang sapi, petugas berhasil menyingkap ruang persembunyian MHA yang berada di bawah tumpukan jerami kering yang tersusun rapi.

Tepat pada pukul 06.03 WIB, subjek berhasil diamankan sepenuhnya tanpa resistensi berarti dan segera dibawa kembali ke Rutan Kelas IIB Nganjuk.

” Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim gabungan serta masyarakat yang telah menunjukkan dedikasi dan sinergi luar biasa di lapangan,” tutur Arief Budi Prasetya.

Penangkapan kembali ini merupakan bukti nyata dari komitmen instansi dalam menjaga integritas dan stabilitas keamanan.

“Saat ini, pelaku telah berhasil diamankan sepenuhnya dan segera dibawa kembali ke Rutan Nganjuk guna menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.” ujar Arief Budi Prasetya

Seorang narapidana di Lapas Kelas IIB Nganjuk, Jawa Timur, berhasil kabur dengan memanjat dan melompati pagar berduri setinggi sekitar 4 meter pada 22 Januari 2026.

Lompat Pagar 4 M

Narapidana bernama Moh. Hairul, warga Kecamatan Baron, Nganjuk, kasus pencurian, melarikan diri sekitar pukul 11.30 WIB saat adzan Dzuhur.

Ia terlihat saksi mata melompati pagar sisi selatan lapas setelah bajunya tersangkut kawat duri, lalu berlari ke arah barat sambil celingak-celingok.

Kepala Lapas Arief Budi Prasetya mengonfirmasi kejadian dan menyatakan napi itu dijadikan DPO, dengan petugas Rutan serta Polres Nganjuk melakukan pengejaran besar-besaran.

Penangkapan

Saat melarikan diri Hairul  mengenakan kaus hitam, celana panjang, baju oranye, dan rambut cepak saat kabur. Petugas menyisir area sekitar Alun-alun Nganjuk dan rumahnya di Baron, tapi hingga 23 Januari, belum ada kabar penangkapan.

Proses penangkapan narapidana Lapas Nganjuk, Moh. Hairul, dilakukan hanya dalam 4-5 hari setelah ia kabur pada 22 Januari 2026.
Petugas Rutan Kelas IIB Nganjuk, bekerja sama dengan Polres setempat, mengandalkan informasi intelijen dan laporan masyarakat yang mencurigai keberadaannya di Desa Jambi, Kecamatan Baron.

Petugas melakukan penyisiran dini hari di area permukiman warga sekitar desa asal napi tersebut. Hairul sempat pulang ke desanya setelah kabur, tapi akhirnya ditemukan bersembunyi di bawah tumpukan jerami atau pakan rumput sapi. Operasi sukses tanpa perlawanan, dan ia segera diamankan kembali ke rutan.

Kepala Lapas Arief Budi Prasetya memuji peran masyarakat dalam memberikan informasi cepat, yang mempercepat penangkapan. Napi tersebut, yang divonis 1 tahun penjara untuk kasus pencurian dan hampir bebas bersyarat pada April 2026, kini menghadapi tambahan hukuman pelarian.

Kronologi kasus kabur dan penangkapan narapidana Moh. Hairul dari Lapas Kelas IIB Nganjuk dapat dirangkum secara point-to-point berdasarkan laporan CCTV, saksi, dan otoritas.

Kabur (22 Januari 2026)

  • Pukul 10.00 WIB: Pembagian makanan di dapur lapas selesai, area mulai sepi.

  • Pukul 11.04 WIB: Hairul, sebagai tamping dapur, menyelinap ke dapur dengan alasan ke kamar mandi; naik ke plafon dan merayap.

  • Pukul 11.30-12.00 WIB: Muncul di atas tembok pagar selatan setinggi 4-6 meter, rusak kawat berduri.

  • Pukul 12.02 WIB: Melompat keluar, baju tersangkut kawat tapi langsung lari ke barat sambil celingak-celingok; saksi laporkan ke petugas.

  • Langsung: Lapas umumkan DPO, tim gabungan (Rutan, Polres Nganjuk, TNI) mulai buru.

Penangkapan (26 Januari 2026)

  • 22-25 Januari: Hairul sembunyi di desa asalnya (Baron), sempat pulang; info intelijen dan masyarakat (pedagang es cincau) curigai keberadaannya.

  • Pagi 26 Januari: Penyisiran dini hari di permukiman Desa Jambi, Baron; ditemukan bersembunyi di tumpukan jerami/pakan rumput sapi/kandang sapi tanpa perlawanan.

  • Segera: Diamankan dan dikembalikan ke lapas; Kalapas puji peran warga. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tolak Polri di Bawah Kementrian, Jenderal Listyo Sigit: Lebih Baik Saya Jadi Petani Saja!

26 Januari 2026 - 18:52 WIB

YLKI Soroti Risiko Skema Cicilan Tadpole

26 Januari 2026 - 17:46 WIB

Polisi Meringkus ASN Pemkab Gresik Pelaku Pelempar Bus Trans Jatim, karena Emosi Hampir Terserempet

26 Januari 2026 - 17:40 WIB

Buruh Akan Geruduk YouTube Indonesia dan Komdigi

26 Januari 2026 - 17:32 WIB

Immanuel Ebenezer: Pak Purbaya Akan Di-Noel-kan, Hati-Hati

26 Januari 2026 - 16:15 WIB

23 Prajurit TNI Tertimbun Longsor Saat Latihan di Cisarua, 4 Gugur

26 Januari 2026 - 15:42 WIB

Pemkot Mojokerto Gelar Mojo Indah 2026, Hadiah Rp40 Juta Menanti Inovator Daerah

26 Januari 2026 - 15:09 WIB

Polres Jombang Gelar Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian

26 Januari 2026 - 15:06 WIB

Semburkan Awan Panas 600 M, Terjadi Erupsi Gunung Merapi di Sumbar Siaga II

26 Januari 2026 - 12:37 WIB

Trending di Headline