Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, CIREBON- Kecelakaan KA Menoreh relasi Semarang Tawang–Pasar Senen menabrak truk tangki pengangkut air terjadi pada dini hari Rabu, 21 Januari 2026, pukul 02.47 WIB di perlintasan sebidang tak terjaga KM 201+400, Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.
Akibat benuran keras itu, menyebabkan truk tanki terseret hingga 300 m, akan tetapi sopir selamat mengalami luka-luka, dan saat ii dirawat di rumah sakit.
Truk mulai mengalami gangguan mesin beberapa ratus meter sebelum perlintasan, dan mati total saat berada tepat di atas rel pukul 02.47 WIB. Sopir sempat mencoba menyalakan ulang mesin, tapi gagal sehingga truk terhenti di jalur KA.
Sopir truk tangki pengangkut air yang mengalami luka-luka dalam kecelakaan KA Menoreh di Cirebon, Abi Eko Adrian, berusia 33 tahun, warga Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.
Abi Eko mengalami luka-luka akibat upaya menyelamatkan truknya yang mogok di rel, dan segera dirawat di RSUD setempat bersama kru kereta.
Sementara itu seorangg \asisten masinis mengalami luka serius, termasuk patah tulang kaki, dan dirawat di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon. Masinis juga dilaporkan mengalami patah tulang rusuk, meski kondisinya stabil setelah perawatan.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengonfirmasi hanya kru yang terluka, sementara se
Polisi masih menunggu kondisinya pulih sepenuhnya untuk memeriksa kronologi kelalaian terkait mogoknya truk sebelum tabrakan.
Kasat Lantas Polresta Cirebon, Kompol Mangku Anom Sutresno, menyatakan bahwa truk mogok tepat di atas rel saat KA melintas dari timur ke barat. Penyelidikan lebih lanjut menunggu kondisi sopir membaik untuk pemeriksaan.
Truk mengalami gangguan di tengah rel, sehingga KA Menoreh yang melaju normal tak bisa menghindar dan menabraknya. Lokomotif KA berhenti sekitar 500 meter setelah tabrakan, memerlukan pergantian lokomotif dan evakuasi dengan railway crane.
Lokomotif CC2018906 ringsek parah di bagian depan, dengan panel besi terkelupas, kaca pecah, dan roda anjlok keluar rel. Truk hancur terbelah, sementara perjalanan KA terganggu dengan setidaknya enam kereta lain terdampak keterlambatan.
Penumpang selamat tanpa luka serius, tapi kru kereta mengalami cedera; asisten masinis terluka dan kondisi masinis dilaporkan stabil. Tak ada korban jiwa dari truk yang disebutkan secara spesifik.
Penyebab utama kecelakaan KA Menoreh di perlintasan sebidang tak terjaga di Cirebon adalah truk tangki pengangkut air mogok tepat di atas rel.
Truk mengalami gangguan mesin beberapa ratus meter sebelum perlintasan, sehingga terhenti di tengah jalur saat KA Menoreh melintas pukul 02.47 WIB. Masinis sempat memberi peringatan, tapi tak bisa menghindar benturan.
Lokasi perlintasan tanpa palang pintu memperparah situasi, karena truk tak bisa segera dievakuasi. Polisi sedang menunggu sopir truk pulih untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait kelalaian. **






