Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Jajanan Tradisional Bangkerok Bertahan di Era Modern

badge-check


					Jajanan bangkerok
Perbesar

Jajanan bangkerok

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Jajanan tradisional bernama bangkerok masih bertahan di tengah maraknya kuliner modern. Makanan berbahan dasar ketan asal Sunda ini memiliki cita rasa khas dengan isian bumbu kacang yang gurih dan manis.

Bangkerok merupakan makanan berbahan ketan yang dikukus hingga menjadi nasi. Di bagian tengahnya, makanan ini diisi bumbu kacang merah yang dicampur bawang putih, cabai rawit, dan gula.

“Bangkerok itu makanan dari beras ketan, kemudian dimasak. Lalu dikukus, dikasih bumbu tengahnya pakai bumbu kacang, kacang merah,” ujar Anjel, penjual jajanan bangkerok dalam perbincangan bersama Pro3 RRI, Minggu 17 Mei 2026.

Anjel mengkau sudah menjual bangkerok selama empat tahun. Resep tersebut merupakan warisan keluarga dari sang ibu almarhum.

Menurutnya, bangkerok paling nikmat disantap saat masih hangat. Meski tanpa bahan pengawet, jajanan tradisional ini dapat bertahan hingga tiga hari sehingga kerap dibawa pelanggan untuk perjalanan luar kota.

“Saya enggak pakai pengawetnya apa-apa ya, cuma dikukus aja. Tapi ini kuatnya makanan sampai tiga hari,” katanya.

Ia menjual bangkerok secara online dan menerima pesanan untuk berbagai acara seperti pengajian hingga arisan. Dalam sehari, ia bisa menghabiskan sekitar lima kilogram ketan atau setara 50 porsi bangkerok.

“Alhamdulillah saya seminggu selalu masak, terkadang 20, ada yang sampai 50 sehari. Biasanya untuk pengajian atau tasyakuran, karena harga kita merakyat,” ujarnya.

Untuk harga, bangkerok ukuran kecil dijual Rp12 ribu, sedangkan ukuran besar dibanderol Rp25 ribu. Ia menyebut banyak pelanggan kembali memesan karena cita rasanya yang khas dan berbeda dari jajanan modern.

Selain varian original dengan isian kacang, bangkerok juga bisa dikreasikan menggunakan pisang matang dan susu cokelat. Menurut Anjel, ketan cocok dipadukan dengan berbagai bahan makanan.

Pesanan bangkerok miliknya juga sudah dikirim ke berbagai daerah seperti Bali dan Bromo. Bahkan, ia pernah menerima pesanan hingga 100 porsi untuk acara pengajian di luar kota.

Anjel tetap mempertahankan eksistensi bangkerok melalui penjualan dari mulut ke mulut dan media sosial Facebook. Ia berharap masyarakat tetap melestarikan jajanan tradisional khas daerah.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jatim Park Group dan Investor Malaysia Bangun Aquarium Underwater Senilai Rp120 Miliar

24 September 2026 - 20:11 WIB

Adegan Berani Nana di “The Scandal” Picu Perdebatan Netizen

22 September 2026 - 19:55 WIB

Solar MAMAMOO Jadi Korban Teror Kursi Terbang di Los Angeles

20 September 2026 - 18:10 WIB

Baifern Pimchanok Siap Menghibur di Film Action-Romance Terbaru ‘My Dearest Assassin’

15 September 2026 - 18:07 WIB

Miss Indonesia Audrey Bianca Raih Prestasi di Panggung Dunia

8 September 2026 - 18:59 WIB

Inilah Putri Bungsu, Tercantik dan Pintar Sultan Brunei

2 September 2026 - 19:18 WIB

Mi Goreng, Paling Disuka Konsumen Indonesia

30 Agustus 2026 - 19:19 WIB

KPJ Perdana Kelantan Bangun Gedung Baru 13 Lantai, Siap Menyambut Ledakan Pasien

28 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Modal Miliaran Jadi Triliunan, Intip Kesuksesan Bisnis Skincare Zhang Ziyi

26 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Trending di Life Style