Menu

Mode Gelap

Headline

Harga Direktur RSUD Rp 1,25 M, KPK Tetapkan 4 Tersangka Dua Diantara Bupati dan Sekda Ponorogo

badge-check


					KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus gratifikasi jabatan RSUD Ponorogo, disebutkan empat terangka itu masing-masing: Bupati, Sekda Ponorogo, dokter yang dijadikan direktur RSUD dan seorang swata. Foto: Instagram@official.KPK Perbesar

KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus gratifikasi jabatan RSUD Ponorogo, disebutkan empat terangka itu masing-masing: Bupati, Sekda Ponorogo, dokter yang dijadikan direktur RSUD dan seorang swata. Foto: [email protected]

Penulis: Yusran Hakim  |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEW.COM, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Ponorogo, Jawa Timur, yang dilakukan pada 7 November 2025.

“KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka, yaitu SUG selaku Bupati Ponorogo periode 2021-2025 dan 2025-2030, AGP selaku Sekretaris Daerah Ponorogo yang telah menjabat sejak 2012 hingga saat ini, YUM selaku Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo, serta SC selaku pihak swasta rekanan RSUD Ponorogo dalam paket pekerjaan di lingkungan Kabupaten Ponorogo,” ujar Asep Guntur Rahayu Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Minggu 9 November 2025, seperti diwartakan antaranews.com.

Disebutkan bahwa empat tersangka itu adalah:

  1. Sugiri Sancoko, Bupati Ponorogo periode 2021-2025 dan 2025-2030.

  2. Agus Pramono, Sekretaris Daerah Ponorogo yang telah menjabat sejak 2012.

  3. Yunus Mahatma, Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo.

  4. Sucipto, pihak swasta rekanan RSUD Ponorogo yang terkait dengan paket pekerjaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Keempat tersangka diduga terlibat dalam kasus dugaan suap pengurusan jabatan, proyek pekerjaan di RSUD Dr. Harjono Ponorogo, serta penerimaan lainnya di lingkungan pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Dalam OTT ini, KPK juga mengamankan sejumlah uang tunai sebagai barang bukti, termasuk total sekitar Rp 900 juta untuk Bupati Sugiri dan Rp 325 juta untuk Agus Pramono, yang berasal dari beberapa kali penyerahan uang terkait kasus ini.

Selain keempat tersangka tersebut, KPK juga mengamankan total 13 orang selama OTT tersebut, termasuk pejabat lain dan pihak swasta, namun yang ditetapkan sebagai tersangka adalah empat orang tadi.

Kejadian

Kasus bermula dari laporan masyarakat di awal 2025 tentang dugaan adanya suap berkaitan dengan mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma, mendapat informasi akan diganti dari jabatannya oleh Bupati Sugiri Sancoko.

Untuk mempertahankan posisi, Yunus bekerja sama dengan Sekretaris Daerah Agus Pramono dan menyiapkan sejumlah uang untuk diberikan kepada Bupati Sugiri.

Penyerahan uang dimulai pada Februari 2025 sebesar Rp400 juta melalui ajudan Bupati. Selanjutnya, dari April hingga Agustus 2025, ada penyerahan Rp325 juta kepada Sekda Agus Pramono.

Pada 3 November 2025, Bupati Sugiri Sancoko meminta uang sejumlah Rp1,5 miliar kepada Yunus Mahatma, yang kemudian diingatkan kembali pada 6 November 2025.

Pada 7 November 2025, teman dekat Yunus mencairkan Rp500 juta yang akan diserahkan kepada Bupati melalui kerabatnya sebagai bagian dari suap tersebut.

Pada saat penyerahan uang Rp500 juta di tanggal 7 November itulah tim KPK melakukan tangkap tangan (OTT) dan mengamankan total 13 orang termasuk Bupati Sugiri, Sekda Agus Pramono, Direktur RSUD Yunus Mahatma, dan pihak-pihak terkait lainnya.

Dari rangkaian ini, total uang yang telah diserahkan mencapai sekitar Rp1,25 miliar, terdiri dari Rp900 juta untuk Bupati dan Rp325 juta untuk Sekda. Selain itu, dalam OTT juga ditemukan barang bukti uang tunai Rp500 juta yang diduga bagian dari suap tersebut.​ **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bawa Alat Canggih, Gubernur Aceh Datangkan Tim China Bantu Pencarian Korban Hilang

7 Desember 2025 - 22:37 WIB

Lomba Lari Siksorogo Lawu 2025 Minta Tumbal Dua Peserta Meninggal Akibat Serangan Jantung

7 Desember 2025 - 22:26 WIB

Camat Plandaan Lia Aprilianna Bersama Tim Puskemas Berantas Sarang Nyamuk di Desa Jatimlerek

7 Desember 2025 - 21:46 WIB

18 Kelompok Jaranan Dor Meriahkan Acara Car Free Day, Kirab dari Alun-alun Hingga Sentra Kuliner Jombang

7 Desember 2025 - 21:09 WIB

Dapur MBG Dapat Rp6 Juta per Hari, Tapi BGN Ancam Potong Bila Lakukan Ini

7 Desember 2025 - 21:07 WIB

Netizen Ingatkan Bencana, Gubernur Jateng Hentikan Seluruh Aktivitas Tambang di Gunung Slamet

7 Desember 2025 - 20:41 WIB

Jejak Gergaji Mesin Ditemukan, Satgas Gabungan Selidiki Kayu Gelondongan di Banjir Sumatra

7 Desember 2025 - 19:03 WIB

Kenapa Token Listrik Gagal? Ini Cara Mengatasinya

7 Desember 2025 - 18:45 WIB

Tol Probolinggo–Banyuwangi Dibuka Fungsional, Waktu Tempuh Hanya 2 Jam

7 Desember 2025 - 18:28 WIB

Trending di Nasional