Menu

Mode Gelap

News

Gempa Bitung Mag 7.6, BKG Cabut Status Tsunami Terjadi 11 Kali Gempa Susulan

badge-check


					Rumah Sakit Siloam, manado, termasuk terkena dampak gempa dahyat yang terjadi Kamis pagi, 2 April 2026. Pasien terpaksa dievakuasi kelyuar gedung, dan dirawat di halaman rumah sakit. Foto: Instagram@sulut_populer Perbesar

Rumah Sakit Siloam, manado, termasuk terkena dampak gempa dahyat yang terjadi Kamis pagi, 2 April 2026. Pasien terpaksa dievakuasi kelyuar gedung, dan dirawat di halaman rumah sakit. Foto: Instagram@sulut_populer

Penulis: Glent Morsby Gumolung  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MANADO – Update hingga saat ini, gempa magnitudo 7,6 yang mengguncang Bitung, Sulawesi Utara, pada hari Kamis pagi  2 April 2026, telah menyebabkan korban jiwa dan banyak kerusakan infrastruktur di wilayah Bitung dan sekitarnya.

Dampak

BMKG mendeteksi gelombang tsunami kecil dengan kenaikan muka air berkisar 0,2–0,75 meter di sejumlah titik, seperti Belang, Bitung, Halmahera Barat, Minahasa Utara, dan Sidangoli, sehingga status siaga tsunami sempat diberlakukan.

Hingga kini tercatat beberapa gempa susulan (sekitar 11 gempa susulan tercatat BMKG), dan warga masih diimbau untuk tetap waspada.

Jika Anda butuh liputan struktur berita (lead, nara sumber, detail lokasi) bisa saya bantu susun versi artikel singkat.

Ddugaan terjadi tsunami sempat menguat dan bahkan sudah terdeteksi gelombang tsunami kecil di beberapa wilayah, namun belakangan status peringatan dini tsunami sudah diakhiri oleh BMKG.

  • BMKG awalnya mengeluarkan peringatan dini tsunami karena gempa berkekuatan magnitudo 7,6 berpusat di laut 129 km tenggara Bitung, sehingga berpotensi memicu tsunami di pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

  • Sistem peringatan dini menunjukkan gelombang tsunami kecil terdeteksi di lima lokasi, dengan ketinggian sekitar 0,2–0,75 meter (misalnya di Bitung, Halmahera Barat, Belang, Minahasa Utara, dan Sidangoli), tetapi belum ada laporan kerusakan atau korban baru akibat gelombang itu.

  • BMKG Manado kemudian resmi mengakhiri peringatan dini tsunami setelah menganalisis data pasang surut dan gelombang di sejumlah tide gauge, sehingga masyarakat diimbau kembali ke normal dengan tetap waspada gempa susulan.

  • Secara praktis, dugaan tsunami “menguat” pada awal kejadian karena gelombang kecil terdeteksi, tetapi kemudian ditegaskan bahwa ancaman tsunami tidak meluas ke kategori besar dan status siaga sudah dicabut. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Istana Anang-Ashanty di Cinere Dijual Rp 35 Miliar Kini Turun Harga Rp25 Miliar, Anda Berminat?

2 April 2026 - 15:28 WIB

Gempa Bitung Magnetudo 7.6 Getarkan Seluruh Maluku, Sherley Tjoanda Imbau Masyarakat Tenang!

2 April 2026 - 15:03 WIB

Kejagung Copot Joko Budi dari Jabatan Aspidum Kejati Jatim, BPSP Sumenep Rp 26,3 Miliar?

2 April 2026 - 14:07 WIB

Gempa Besar Mag 7,6 di Bitung Sulawesi Utara, Satu Nenek Tewas Tertimpa Reruntuhan Gedung KONI Manado

2 April 2026 - 09:02 WIB

Skandal Kredit Macet Rp17 T, Kejati Sumsel Tahan Delapan Orang Mantan Pejabat di BRI

2 April 2026 - 07:32 WIB

Kejaksaan Geledah Kantor PD Pasar Surya Surabaya: Sita 223 Dokumen, 8 HP dan Komputer

2 April 2026 - 07:01 WIB

Bus Pengantin Terguling di Tanjakan Danau Ranau, 28 Orang Luka-luka Sopir Jadi Buron

2 April 2026 - 05:16 WIB

Dua Mahasiswi Hilang Terseret Arus Sungai Wira Garden, Sedang Asyik Bervideo Ria Tiba-tiba Banjir Datang

2 April 2026 - 04:42 WIB

Presiden Prabowo Bertemu Presiden Lee Jae Myung: Saksikan 10 MoU RI dan Korsel

1 April 2026 - 20:40 WIB

Trending di News