Menu

Mode Gelap

News

FBI Memburu Boaxia Liu dengan Hadiah Rp 250 Miliar, Terkait Perang Iran Vs Israel

badge-check


					FBI memburu seorang warga negara Tiongkok, serta memberikan imbalan hadaih Rp 250 miliar yang mampu menunjukkan keberadaan Boaxia Liu. Ia dituduh bersekongkol dengan Iran, untuk memroduksi bom, roket dan drone untuk menyerang balik Israel. Foto: Fbi.gov Perbesar

FBI memburu seorang warga negara Tiongkok, serta memberikan imbalan hadaih Rp 250 miliar yang mampu menunjukkan keberadaan Boaxia Liu. Ia dituduh bersekongkol dengan Iran, untuk memroduksi bom, roket dan drone untuk menyerang balik Israel. Foto: Fbi.gov

Penulis: Jacobus E. Lato   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, AMERIKA-  Baoxia “Emily” Liu diburu oleh FBI, karena diduga terlibat dalam konspirasi selama bertahun-tahun untuk secara ilegal mengekspor dan menyelundupkan komponen elektronik asal Amerika Serikat ke Iran, melalui Tiongkok dan Hong Kong.

Peralatan elektronika yang dibeli oleh Liu dijual ke Iran sebagai bahan utama untuk membuat bom dan, drone, dan radar, sehingga mampu menyerang balasa serangan dan meluluhlantakan Israel. Bahkan menyebabkan darurat militer bagi Israel.

Baoxia Liu selama ini diketahui tinggal dan beroperasi di Tiongkok, di mana ia memiliki sejumlah perusahaan dagang yang digunakan untuk kegiatan ekspor ilegal komponen elektronik ke Iran. Namun, lokasi pastinya saat ini tidak disebutkan secara rinci dalam sumber yang tersedia. FBI menduga ia sering bepergian antara Tiongkok dan Iran dalam menjalankan aktivitasnya.

Barang-barang yang diekspor tersebut adalah barang yang dikontrol ekspornya oleh pemerintah AS dan akhirnya digunakan untuk kepentingan entitas yang berafiliasi dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dan Ministry of Defense and Armed Forces Logistics (MODAFL) Iran.

Kini, FBI menempatkan Liu sebagai perempuan yang paling diburu, bahkan siapapun yuang bisa menunjukkan keberadaan Liu, pemerintah Amerika menyiapkan hadiah 15 juta dolar (setara Rp254,52 miliar).

Kedua institusi ini diketahui mengawasi pengembangan serta produksi rudal, senjata, dan peralatan militer, termasuk pesawat tanpa awak (UAV) untuk Iran.

Baoxia Liu juga didakwa atas beberapa pelanggaran hukum. Dia dituduh melakukan konspirasi; Ekspor ilegal barang asal AS ke Iran; Penyelundupan barang dari Amerika Serikat; Pelanggaran regulasi transaksi dan sanksi terhadap Iran; Memberikan informasi ekspor yang palsu atau menyesatkan; Membantu dan bersekongkol dalam tindak pidana tersebut.

FBI telah mengeluarkan surat perintah penangkapan federal terhadap Baoxia Liu pada 30 Januari 2024, dan Departemen Luar Negeri AS menawarkan hadiah hingga 15 juta dolar AS untuk informasi terkait jaringan keuangan IRGC, termasuk informasi tentang Baoxia Liu.

Profil Singkat Baoxia Liu
Nama lain: Emily Liu, Baoxia Lau, Emily Lau, Baojuan Liu

Kewarganegaraan: Tiongkok

Tempat lahir: Weifang, Shandong, Tiongkok

Pekerjaan: Agen pengadaan, broker senjata, pemilik/operator sejumlah perusahaan dagang di Tiongkok

Bahasa: Mandarin, Kanton, Farsi

Baoxia Liu diketahui memiliki hubungan atau kemungkinan sering bepergian ke Tiongkok dan Iran.

FBI memburu Baoxia Liu karena keterlibatannya dalam jaringan penyelundupan komponen elektronik strategis asal AS ke Iran, yang digunakan untuk memperkuat kemampuan militer Iran dan melanggar sanksi internasional terhadap negara tersebut. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Segel Sekretariat Madas di Jl. Raya Darmo 153 Surabaya, karena Mafia Tanah

16 Januari 2026 - 19:32 WIB

Warsubi Lantik 84 Pejabat Baru di Pemkab Jombang, Bayu Pancoroadi dari PUPR Jadi Kapala DPMPTSP

15 Januari 2026 - 22:00 WIB

Kehebatan Tim SAR Gabungan: 17 Hari Tanpa Henti, Akhirnya Berhasil Temukan Jasad Syafiq di Lereng Gunung Malang

15 Januari 2026 - 18:18 WIB

2.000 Peserta Termasuk Dokter Tirta akan Tampil dalam Lelono by Mantra 2026 Lintas Alam 55 Km Tanpa Hadiah di Batu

15 Januari 2026 - 17:29 WIB

Beberapa Perwira Polres Jombang Bergeser Jabatan

15 Januari 2026 - 17:14 WIB

Dugaan Mark-Up JDU Rp 16 Miliar, Ormas Dinas Melaporkan 5 Orang Termasuk Bupati Sidoarjo ke Bareskrim

15 Januari 2026 - 17:11 WIB

Kontrak Payung ATK Kertas Resmi Ditandatangani Pemkot Mojokerto

15 Januari 2026 - 14:55 WIB

Iran Tunda Eksekusi Gantung, Setelah Ancaman dari AS, Ini Kata Donald Trump

15 Januari 2026 - 10:36 WIB

Menteri HAM Temui Pasien Keracunan MBG di Mojokerto, Natalius: Tidak Boleh Jadi Pengalang Proram MBG

15 Januari 2026 - 09:24 WIB

Trending di Headline