Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Diterjang Hujan Angin Tempat Parkir Kampus STIKes Madiun Porak Poranda

badge-check


					Beginilah kondisi tempat parkir kampus STIKes Madiun porak poranda akibat diterjadi hujan dan angin keras, pkl 17.00 - 19.00 WIB, Minggu 22 Desember 2024. Insgatram@madiun_info Perbesar

Beginilah kondisi tempat parkir kampus STIKes Madiun porak poranda akibat diterjadi hujan dan angin keras, pkl 17.00 - 19.00 WIB, Minggu 22 Desember 2024. Insgatram@madiun_info

Penulis: Adi Wardhono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MADIUN- Cuaca masih buruk hujan deras disertai angin kencang juga melanda kota Madiun, Jawa Timur, pada Minggu petang, 22 Desember 2024, menyebabkan sejumlah kerusakan mulai dari pohon tumbang dan kerusakan bangunan di sejumlah titik di Kecamatan Taman.

Tercatat tujuh pohon tumbang di berbagai lokasi, yang mengganggu akses jalan dan menyebabkan kerusakan pada infrastruktur.

Tiga bangunan, termasuk kandang milik warga, mengalami kerusakan akibat angin kencang.  Kejadian ini juga menyebabkan gangguan pada lalu lintas di beberapa titik, dengan beberapa jalan terhalang oleh pohon tumbang.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun, Wahyudi, mengungkapkan bahwa laporan diterima dari berbagai pihak, termasuk patroli Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, warga sekitar, dan Lurah Demangan.

“Kejadian bencana hujan angin ini berdampak pada beberapa titik lokasi, di antaranya pohon tumbang yang menimpa rumah warga, mengganggu lalu lintas, hingga mengenai kabel listrik,” kata Wahyudi.

BPBD Kota Madiun mengerahkan tim dari TRC Regu 1 dan 4 untuk melakukan asesmen dan pembersihan di lokasi terdampak. Proses penanganan berlangsung sekitar dua jam menggunakan peralatan seperti chainsaw dan kendaraan rescue.

“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk meminimalkan dampak kepada warga. Penanganan akan terus dilakukan bersama instansi terkait,” tambah Wahyudi.

Tempat parkir kampus STIKes Bhakti Husada Mulia di Madiun mengalami dampak dari hujan deras disertai angin kencang yang melanda pada Minggu, 22 Desember 2024. Hujan lebat dan angin kencang menyebabkan kerusakan pada tiga bangunan di wilayah Madiun, termasuk bangunan milik warga seperti gudang gabah, kandang sapi, dan kandang jamur.

Atap gudang gabah dilaporkan terangkat, sedangkan kandang sapi dan jamur roboh akibat angin kencang yang berlangsung selama sekitar 10 menit

Cuaca ekstrem terjadi antara pukul 17.00 hingga 19.00 WIB, dengan intensitas hujan yang tinggi yang memicu angin kencang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah melakukan assessment dan evakuasi di lokasi-lokasi yang terdampak untuk menanggulangi situasi tersebut.

Kampus dan masyarakat di sekitarnya terus berupaya untuk mengatasi kerusakan dan memulihkan kondisi pasca-bencana ini. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dipanggil ke KPK, Nusron Wahid Malah Pergi Malaysia Ada Apa?

17 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Soto Ayam Golkar Rp10.000 Laris Manis, Agus Karim 8 Tahun Menggelar Jumat Legi Berkah Makan Gratis

17 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Praktek Goreng Saham, OJK Jatuhkan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun kepada DSSA, BREN dan CUAN

17 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Wapres Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Dorong Penyelarasan Pendidikan dan Kebutuhan Industri

16 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Penutupan Jombang Fest, Bupati Warsubi Bagikan Penghargaan Juara dan Santunan untuk Yatim Piatu

16 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Bupati Warsubi dan Danrem 082 Tinjau Operasi 8 Gerai KDKMP di Mojoagung dan Mojowarno

16 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Tibatiba Angin Berbalik Arah, Empat Relawan Tewas Terbakar Saat Padamkan Kebakaran Hutan Bromo

16 Oktober 2026 - 14:15 WIB

OTT ke 23 KPK Ringkus Bupati Klaten, Wajar Ismoyo: Warga Masyarakat Saya Mohon Maaf

16 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Terlibat Kasus OTT ATR/BTN Bogor, Hercules Serahkan Rp800 Juta kepada KPK

16 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Trending di News