Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, DAIRI – Sebanyak 69 siswa dari SMK HKBP Sidikalang dan SMK Arina Sidikalang di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, masih dirawat di rumah sakit hingga Rabu (11/3/2026), akibat dugaan keracunan massal dari menu Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Angka ini turun drastis dari puncak 133-154 siswa yang memerlukan perawatan intensif pada 9-10 Maret 2026.
Kronologi
Ratusan siswa SMK Swasta HKBP Sidikalang mengonsumsi MBG pukul 11.00 WIB pada Senin (9/3/2026), disediakan SPPG Sidikalang 3.
Gejala mual, muntah, diare, dan pusing mulai muncul pukul 23.00 WIB malam itu, memengaruhi hingga 218 siswa dari kedua sekolah dan membebani rumah sakit setempat.
Menu meliputi ayam (beberapa belum matang dan basi) serta nasi beraroma tidak sedap, khususnya pada batch Selasa untuk SMK Arina.
Sampel dari SMK HKBP positif bakteri Staphylococcus aureus dan Bacillus cereus pada nasi, serta kapang khamir pada gulai.
Penanganan dan ResponsKorban dirawat di RSUD Sidikalang, Puskesmas Hutarakyat, Klinik Katolik, serta RS Serenapita. Kepala Sekolah SMK HKBP, Melanton Sirait, mengonfirmasi kejadian dan berkoordinasi dengan tim medis.
BGN Regional Sumut menghentikan sementara operasi SPPG Sidikalang 3, sementara Bupati Dairi bertemu Kepala BGN untuk evaluasi keamanan pangan.
Labkesda Sumut terus menguji sampel, dengan sebagian siswa dipulangkan hingga 11 Maret 2026 meski investigasi berlanjut. **







