Menu

Mode Gelap

Nasional

Dewan Sidak di Gudang BPBD Bireuen, Puluhan Ton Bantuan Bencana Menumpuk di Gudang belum Disalurkan

badge-check


					Bantuan pangan dan kebutuhan warga menumpuk di gudang BPBD Bieueun, Aceh, jumlahan puluhan ton menumpuk di gudang BPBD setempat. Dewan melakukan sidak, Senin 12 Januari 2026,  dan benar menemukan tumpukan material bantuan untuk korban bencana di Biareuen. Foto: Instagram@voaktis.id Perbesar

Bantuan pangan dan kebutuhan warga menumpuk di gudang BPBD Bieueun, Aceh, jumlahan puluhan ton menumpuk di gudang BPBD setempat. Dewan melakukan sidak, Senin 12 Januari 2026, dan benar menemukan tumpukan material bantuan untuk korban bencana di Biareuen. Foto: [email protected]

Penulis: Yusran Hakim  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWW.COM, BIREUEN– Anggota DPRK Bireuen melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang BPBD dan Dinas Sosial di Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Senin, 12 Januari 2026, menyusul laporan warga tentang penimbunan logistik bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor.

Temuan menunjukkan puluhan hingga ratusan ton bantuan, termasuk beras sekitar 300 ton, kasur, mi instan, alat kerja seperti cangkul, dan peralatan rumah tangga, mengendap di gudang BPBD yang hampir penuh, sementara gudang Dinas Sosial hampir kosong.

Sidak dipimpin Wakil Ketua DPRK Bireuen, Surya Dharma (PKB), bersama anggota dari berbagai fraksi seperti Partai Aceh, PAS-Demokrat-PAN, NasDem, dan Golkar, di kompleks BPBD Desa Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa.

Saat sidak ke BPBD, Kepala Pelaksana BPBD Doli Mardian tidak hadir dan meminta pertemuan di kantor DPRK, sedangkan Kepala Dinas Sosial Ismunandar mendampingi langsung.

DPRK menegaskan sidak sebagai fungsi pengawasan atas kinerja pemerintah daerah, menindaklanjuti pemberitaan media.

DPRK meminta BPBD mempercepat distribusi bantuan secara merata melalui camat ke kecamatan dan gampong terdampak, termasuk daerah terpencil seperti Desa Salah Sirong Jaya dan Alue Limeng di Jeumpa.

Doli Mardian menyanggupi penyaluran bertahap sesuai kebutuhan lapangan, sementara Ismunandar membantah adanya bantuan tak tersalurkan dan klaim distribusi sudah sesuai prosedur.

Sebelumnya, stok beras mencapai 600 ton, dengan sebagian besar sudah disalurkan, dan proses distribusi masih berlangsung seperti ke Kecamatan Peusangan.

Percepatan

BPBD Bireuen, melalui Kepala Pelaksana Doli Mardian, merespons sidak DPRK pada 12 Januari 2026 dengan menyanggupi percepatan distribusi bantuan bencana yang masih menumpuk di gudang.

Doli Mardian menyatakan akan menyalurkan sisa logistik secara bertahap melalui camat ke kecamatan dan gampong terdampak, sesuai kebutuhan lapangan.

Doli Mardian tidak hadir saat sidak awal di gudang BPBD, tetapi meminta pertemuan lanjutan di kantor DPRK Bireuen. Di pertemuan tersebut, ia berjanji mendistribusikan bantuan merata, termasuk ke daerah terpencil seperti Desa Salah Sirong Jaya dan Alue Limeng di Kecamatan Jeumpa.

Sebelumnya, stok beras mencapai 600 ton dengan sebagian sudah disalurkan, dan proses distribusi tetap berlangsung.​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tabrak Truk di Leces Probolinggo, Masinis dan Asisten KA Blambangan Ekspress Masuk Rumah Sakit

6 Maret 2026 - 14:51 WIB

Safari Ramadan di Trenggilis, Wali Kota Pastikan Layanan Dasar Tetap Optimal

6 Maret 2026 - 11:49 WIB

21 Santri Pondok Attaubah Diduga Keracunan, Diangkut ke RS Muhhamdiyah Mojoagung Jombang

6 Maret 2026 - 01:49 WIB

Imam Bustomi Serahkan SLF kepada Manajemen RS Bhayangkara Jombang, Begini Persyaratan

5 Maret 2026 - 18:19 WIB

Pemkab Jombang Punya Beban 6.421 Anak Tidak Sekolah, Abdul Majid: Butuh Sinergi

5 Maret 2026 - 17:53 WIB

Bantuan Tunai Lansia dan Yatim: Pemkot Mojokerto Pastikan Tersalurkan Sebelum Idulfitri

5 Maret 2026 - 17:05 WIB

Bapanas Awasi Ketat Harga Daging dan Minyak Goreng di Ramadan 1447 H

5 Maret 2026 - 15:06 WIB

Lebaran 2026: Skema One Way Tol Trans-Jawa Resmi Diberlakukan

5 Maret 2026 - 14:55 WIB

Harga Energi Melonjak, Sektor Perumahan Indonesia Tertekan

5 Maret 2026 - 14:45 WIB

Trending di Nasional