Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Bupati Mojokerto Berjanji Renovasi Rumah Warga Terdampak Ledakan

badge-check


					Bupati Mojokerto Muhammad al Barra mengunjungi rumah warga yang terdampak ledakan yang terjadi di rumah anggota polisi Aipda Maryudi, yang terjadi 13 Januari 2025. instagram@kabarmpjpkerto Perbesar

Bupati Mojokerto Muhammad al Barra mengunjungi rumah warga yang terdampak ledakan yang terjadi di rumah anggota polisi Aipda Maryudi, yang terjadi 13 Januari 2025. instagram@kabarmpjpkerto

Penulis: Wibisono  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, melakukan kunjungan ke lokasi ledakan di rumah Aipda Maryudi di Desa Sumolawang, Puri,  Rabu, 15 Januari 2025. Dalam kunjungan tersebut, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk merenovasi rumah-rumah yang terdampak ledakan dan memberikan bantuan kepada keluarga korban.

Dia menegaskan akan membangun kembali rumah-rumah yang terdampak ledakan di rumah Aipda Maryudi, yang terjadi pada 13 Januari 2025. Ledakan tersebut mengakibatkan dua korban jiwa dan kerusakan signifikan pada bangunan di sekitarnya.

Setelah meninjau lokasi kejadian di sesa Sumolawang, Kecamatan Puri, Bupati Barra menyatakan bahwa pemerintah daerah siap untuk melakukan renovasi dan perbaikan rumah-rumah yang rusak berat akibat insiden tersebut.

Ia berharap langkah ini dapat membantu warga yang terdampak untuk segera pulih dan kembali ke kehidupan normal.

Penyelidikan terhadap ledakan tersebut masih berlangsung, dengan Aipda Maryudi saat ini berstatus sebagai saksi dalam kasus ini. Pihak kepolisian terus melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebab pasti dari ledakan.

Kelanjutan penyelidikan tentang ledakan di rumah Aipda Maryudi di Mojokerto masih aktif dan sedang diproses secara ketat oleh pihak kepolisian. Berikut beberapa detail penting terkait hal ini.
Pada tanggal 13 Januari 2025, ledakan besar terjadi di rumah Aipda Maryudi di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Mojokerto. Insiden ini menyebabkan dua korban jiwa yaitu ibu dan anak yang merupakan tetangganya, serta kerusakan parah pada empat rumah di sekitar lokasi.
Pasca-insiden, tim keamanan dan forensic mulai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mereka menemukan bukti fisik seperti 3 selongsong bekas kembang api dan bekas bahan peledak low eksplodif di pintu kamar rumah Aipda Maryudi.
Aipda Maryudi masih berstatus sebagai saksi utama dalam kasus ini. Ia telah diamankan oleh Propam Polres Mojokerto dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mencari jawaban atas penyebab ledakan tersebut.
Pemeriksaan internal telah dimulai oleh Satreskrim Polres Mojokerto untuk mengetahui apakah ada kesalahan atau pelanggaran kode etik profesional yang melatarbelakangi insiden ini.
Perkembangan penyelidikan kemudian dialihkan ke Ditreskrimum Polda Jawa Timur untuk mendapatkan hasil yang lebih objektif dan lengkap. Hal ini didasarkan pada instruksi dari Kapolres Mojokerto yang ingin menjamin transparansi dan adilnya proses investigasi.
Untuk membantu masyarakat yang terkena dampak insiden, termasuk keluarga korban, Polda Jawa Timur telah berkomitmen untuk memberikan trauma healing. Keluarga dan lingkungan sekitar akan dibantu oleh tim psikolog dan ahli psikiatri untuk mengurangi stres dan trauma akibat insiden tersebut.
Dengan demikian, penyelidikan ledakan di rumah Aipda Maryudi di Mojokerto masih sangat intensif dan kompleks, dengan fokus pada pencarian penyebab pasti dan tanggap darurat bagi para korban dan masyarakat sekitar. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ojol Minta Potongan Komisi 8% Diperluas ke Layanan Delivery

3 Juli 2026 - 18:44 WIB

Wapres JD Vance: Israel Jangan Ganggu Perundingan Damai AS- Iran

3 Juli 2026 - 17:51 WIB

Raja Juli Klaim Kembalikan Amplop Dua Hari sebelum KPK OTT Bupati Kuansing

3 Juli 2026 - 17:04 WIB

BNN dan Bea Cukai Sita 3,37 Ton Bunga Ganja Dari Thailand yang Disimpan di Gudang di Gresik

3 Juli 2026 - 15:02 WIB

125 Anak Ikuti Khitan Massal PT Pegadaian XII Surabaya, Dilaksanakan di Bojonegoro dan Genteng

3 Juli 2026 - 14:55 WIB

Menkeu Purbaya sebut Bea Cukai Sarang Korupsi dan Kebal Hukum, Hasan Nasbi: Silakan Diperika!

3 Juli 2026 - 13:52 WIB

Usul Resmi Komisi I DPRD: Nama Jawa Barat Diubah Jadi Provinsi Pasundan

3 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ompreng BGN Kualitas 304 Dikorupsi Rp217 Miliar, Jaksa Tetapkan Brigjen Lalu M. Iwan Jadi Tersangka

3 Juli 2026 - 11:38 WIB

1.077 BUMN Tinggal 300 Saja, Kejaksaan Agung Siapkan Audit Sampai ke Erick Thohir

3 Juli 2026 - 08:28 WIB

Trending di News