Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

BUMD Jadi Sarang Korupsi, Dedi Mulyadi Akan Rombak Jadi Super-holding Mirip Danantara

badge-check


					Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mulai melakukan pembincaan dan perbaikan  birorasi dan BUMD Jabar.Foto.instagramkdm Perbesar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mulai melakukan pembincaan dan perbaikan birorasi dan BUMD Jabar.Foto.instagramkdm

Penulis: Mayang K. Mahadhika  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BANDUNG– Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, telah mengungkap berbagai dugaan praktik tidak beres di BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Jabar, termasuk kasus korupsi yang berujung kerugian negara signifikan.

Ia ungkap korupsi spesifik Rp 800 miliar di BUMN Jabra, tapi ia sering kritik pengelolaan BUMD era sebelumnya. Dedi Mulyadi menyampaikan pernyataan restrukturisasi BUMD Jawa Barat pada 22 Januari 2026 di Bandung.​​

Kasus korupsi di PT Energi Negeri Mandiri (ENM), anak usaha Migas Utama Jabar (MUJ), merugikan negara Rp 86,2 miliar dari dana PI 10% senilai Rp 800 miliar sejak 2017 yang diterima MUJ dari Pertamina.

Tersangka meliputi eks Dirut MUJ Begin Troys, Dirut ENM Ruli Adi Prasetia, dan Nugroho Widiyantoro dari PT Serba Dinamik; subkontrak ilegal jadi pemicu.​

Dedi coret anggaran sewa mobil listrik BUMD Rp 11 miliar (Rp 350 juta/mobil/tahun) karena dicurigai kamflase dana via anak perusahaan baru.

Ia juga ungkap utang BUMN ke Bank BJB Rp 3,6-3,7 triliun bebani fiskal daerah, plus rencana gabung BUMD jadi dua perseroda pasca-korupsi berulang.​

Tuduhan korupsi langsung ke Dedi (misal proyek perumahan dengan Menteri Maruarar Sirait) dibantah sebagai hoaks, karena proyek dibangun pra-jabatannya. Fokusnya reformasi BUMD: independen, bebas politik, dan profesional.

Dedi Mulyadi menawarkan solusi restrukturisasi besar-besaran untuk mengatasi masalah BUMD Jawa Barat, termasuk dugaan korupsi dan inefisiensi.

Ia berencana menyatukan puluhan BUMD menjadi satu super holding mulai pekan depan, meniru model Danantara nasional, kecuali Bank BJB yang tetap independen.

Tujuannya menghilangkan BUMD “hantu” yang hanya nama tanpa aktivitas, serta mengelola aset daerah Rp4 triliun lebih efisien untuk tingkatkan PAD.

Netral Politik

Pengelolaan harus dipisah dari politik; tidak ada penempatan tim sukses di direksi/komisaris, fokus pada profesional independen. Langkah ini juga termasuk hapus kontrak tak efisien seperti sewa mobil listrik Rp11 miliar untuk cegah penyimpangan dana.

DPRD Jabar menyambut baik peleburan ini sebagai solusi realistis untuk sehatkan BUMD stagnan. Reformasi menargetkan transparansi, sinergi antar-BUMD, dan hilirisasi ekonomi daerah.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Update Keracunan MBG di Batang: Korban 589 Siswa, 127 Masih Dirawat, SPPG Dihentikan 30 Hari

27 September 2026 - 20:16 WIB

Kejar Target FLPP, Pemerintah Siapkan Akad Massal 71.000 Rumah Subsidi

27 September 2026 - 19:29 WIB

Beban Kontraktor Bertambah, Harga Semen dan Besi Beton di Jatim Terus Menanjak

27 September 2026 - 18:50 WIB

80 % dari 300 Kader Lolos Donor Darah HUT 25 PD, Lucy Kurniawati: Bisa Selamatkan 330.000 Nyawa

27 September 2026 - 18:48 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Beras Masih di Atas HET, Cabai Naik

27 September 2026 - 18:38 WIB

Kepsek SMPN 18 Pukul Siswa Gegara tak Pakai Seragam Lurik, Kombes Pol Ganis Setyaningrum Turun Tangan

27 September 2026 - 00:01 WIB

Kombes Pol Setyaningrum Tangani Langsung Kasus Kekerasan terhadap Siswa SMP 18 Kota Malang

26 September 2026 - 23:49 WIB

Launching Media APPI: Menyuguhkan Talkshow ‘Jangan Asal Viral’

26 September 2026 - 22:57 WIB

Disidak Inspektur Imipas: Lima Kebohongan Kalapas Cibinong Wisnu H. Putranto Terbongkar

26 September 2026 - 21:57 WIB

Trending di News