Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menghadiri workshop pengelolaan sampah di Jepang atas undangan resmi Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI).
Kegiatan lima hari ini memberikan wawasan penting tentang sistem pengelolaan sampah berkelanjutan, kolaborasi lintas sektor, serta penerapan regulasi modern.
Ning Ita merasa terhormat karena Kota Mojokerto ditampilkan sebagai praktik baik dalam kolaborasi pengelolaan sampah bersama Rekosistem dan mitra swasta Jepang seperti Ajinomoto, Yakult, Unicharm, Panasonic, dan Marubeni.
“Pengakuan ini menjadi dorongan untuk terus mengembangkan upaya yang telah dirintis di Mojokerto,” ujarnya.
Berbagai inovasi yang dipaparkan antara lain:
– TPS3R Magersari: menurunkan timbulan sampah hingga 46,53% pada 2025 melalui daur ulang dan pengomposan.
– Program Ibu Meguru: melibatkan ibu rumah tangga dalam pemilahan sampah dengan insentif khusus.
– SPOGOMI: olahraga sambil mengumpulkan sampah, meningkatkan kesadaran publik dengan cara menyenangkan.
Selain mengikuti kelas regulasi dan kunjungan ke fasilitas pengelolaan sampah di Kawasaki dan Meguro, Ning Ita juga mempelajari penerapan Extended Producer Responsibility (EPR) di Jepang.
Ke depan, ia berkomitmen memperluas kolaborasi dengan pemerintah pusat, masyarakat, mitra Jepang, dan sektor swasta, termasuk pengelolaan sampah sungai seiring pengembangan wisata air di Taman Bahari Mojopahit.**







